Dibikin dalam 18 Bulan, Konsep Mobil Listrik Mercedes Tempuh 1.000 Km dengan Sekali Charging

Senin, 01 Agustus 2022 - 20:41 WIB
loading...
Dibikin dalam 18 Bulan,...
Mercedes-Benz berhasil mewujudkan konsep mobil listrik yang mampu menempuh jarak 1.000 kilometer hanya dengan sekali pengisian daya (charging). Foto/Mercedes/Popsci
A A A
BERLIN - Mercedes-Benz berhasil mewujudkan konsep mobil listrik yang mampu menempuh jarak 1.000 kilometer hanya dengan sekali pengisian daya (charging). Kendaraan konsep yang diberi nama EQXX berhasil diwujudkan dalam waktu 18 bulan.

Hasilnya adalah Vision EQXX yang tersampir rendah, tingginya hanya 53 inci, dan desainnya yang licin menghasilkan koefisien hambatan angin (CoD) hanya 0,17. Dalam industri mobil, apa pun yang kurang dari 0,30 dianggap sangat baik. Skor antara 0,18 dan 0,20 dianggap sudah luar biasa untuk setiap model produksi EQS Mercedes.

Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengganti pelat pendingin bagian bawah untuk radiator biasa. Udara mengalir di sepanjang sisi bawah pelat ini daripada melalui sirip pendingin radiator, yang secara dramatis mengurangi hambatan.

Baca juga; Mercedes Pamer Kemampuan Mobil Listrik EGQ Berputar 360 Derajat

Pendinginan EQXX memiliki pembuangan udara di kap mesin yang dapat menarik udara dari bawah bagian depan mobil saat dibutuhkan dalam cuaca panas. Melakukan hal itu hanya menambahkan 0,007 ke koefisien drag mobil.

Mercedes ingin siapa pun yang melihat Vision EQXX menganggapnya sebagai mobil sungguhan dan bukan eksperimen. Jadi tim aerodinamis membatasi lancip ke belakang yang mengurangi hambatan mobil menjadi dua inci, menghindari rok spatbor belakang yang mengurangi hambatan aerodinamis yang dihasilkan dari roda belakang secara turbulen di udara, dan memasang kaca polos.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Rekomendasi
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Kaesang Kaget Foto Jokowi...
Kaesang Kaget Foto Jokowi Lebih Banyak di Rakorwil PSI Kaltim
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Ukraina Bisa Miliki...
Ukraina Bisa Miliki Senjata Nuklir dalam Beberapa Bulan ke Depan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved