Cara Mengatasi Mobil Mogok di Rel Kereta, Pahami agar Selamat

Sabtu, 06 Agustus 2022 - 18:33 WIB
loading...
Cara Mengatasi Mobil Mogok di Rel Kereta, Pahami agar Selamat
Bagi para pengendara tentunya memahami cara menghidupkan mobil yang mogok ketika melintas di atas perlintasan rel kereta api. Foto DOK SINDOnews
A A A
JAKARTA - Bagi para pengendara tentunya memahami cara menghidupkan mobil yang mogok ketika melintas di atas perlintasan rel kereta api . Dengan begitu, Anda tidak perlu khawatir lagi bila mengalaminya.

Mobil mogok ketika melewati rel kereta tentu membuat pengendara panik dan bingung harus melakukan apa. Terlebih lagi bila palang perlintasan telah tertutup. Akibatnya, tidak sedikit kecelakaan terjadi.

Baca juga : 7 Cara Aman Melewati Perlintasan Kereta Api

Mobil mogok di rel kereta api ini ternyata ada penyebabnya. Bukan dari mesin, melainkan dari rel yang dilewatinya.

Dilansir dari Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian LIPI (Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia), rel kereta api terdapat emisi elektromagnetik atau kabel penghantar listrik yang terpasang.

Kabel ini tidak cocok dengan mesin mobil. Terlebih bila kereta api melintas dalam jarak sekitar 600 meter yang kemudian mengirimkan medan magnet yang tinggi, inilah yang bisa menyebabkan mobil mogok.

Karena itulah petugas palang pintu mulai menutup perlintasan ketika jarak kereta api masih dalam radius satu kilometer.

Bila kendaraan melewati rel kereta dengan kecepatan rendah dan tidak menggunakan gigi rendah maka putaran dinamo dan koil bisa saja mati karena medan magnet dari lokomotif.

Baca juga : Waze Peringatkan Pengguna Saat Akan Melintas Jalur Kereta Api

Berikut cara menghidupkan mobil mogok di rel kereta :

- Pertama, pengemudi harus tenang dan jangan panik
- Bunyikan klakson dan menyalakan starter mobil secara terus menerus
- Segera tinggalkan mobil bila kondisi semakin darurat.

Itulah cara menghidupkan mobil di rel kereta yang bisa dilakukan. Cara ini dapat memutus medan magnet dan rangkaian listrik yang ada di sekitarnya.
(bim)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1995 seconds (10.55#12.26)