Bridgestone Buka-bukaan Soal Inovasi Ban buat di Bulan dan Mobil Listrik

Minggu, 21 Agustus 2022 - 10:30 WIB
loading...
Bridgestone Buka-bukaan...
Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia Mukiat Sutikno mengatakan inovasi adalah visi dan misi Bridgestone. Foto-foto/SINDONEWScom-Wahyu Sibarani.
A A A
JAKARTA - Bridgestone buka-bukaan soal inovasi dan teknologi ban buat di bulan dan mobil listrik. Inovasi dan teknologi itu bahkan mereka hadirkan di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2022 yang masih berlangsung hingga akhir pekan ini.

Di pameran otomotif terbesar di Indonesia itu PT Bridgestone Tire Indonesia membawa Lunar Tire. Ban itu didesain khusus untuk mobilitas mobil luar angkasa, Rover dalam mengeksplorasi permukaan bulan dan planet lain. Diketahui saat ini NASA tengah menggunakan Perseverance Rover untuk menjelajah Planet Mars.

Presiden Direktur PT Bridgestone Tire Indonesia, Mukiat Sutikno mengatakan hadirnya Lunar Tire itu merupakan upaya pembuktian bahwa Bridgestone bukan hanya fokus terhadap pengembangan ban yang dipakai di jalan normal tapi juga di bulan.

"Ini ini ingin kami tunjukkan kepada masyarakat Indonesia karena memang visi dan misi Bridgestone ke depannya adalah bagaimana kita menciptakan sustainable business yang tentunya memiliki efek kepada konsumen kita berada," ujar Mukiat Sutikno.

Dia mengatakan proses produksi Lunar Tire merupakan bukti kematangan teknologi dan inovasi yang dimiliki Bridgestone. Pasalnya seluruh pembuatan dan pengembangan ban itu dilakukan di bumi.



Bridgestone Buka-bukaan Soal Inovasi Ban buat di Bulan dan Mobil Listrik


Lunar Tire menurutnya memiliki berat 60 kilogram. Satu Lunar Tire itu terdiri dari dua ban yang dijadikan satu. Menariknya ban itu sama sekali tidak diisi oleh udara.

"Ban ini dikembangkan dan diproduksi di bumi tapi dipakainya di bulan. Jadi kalau ada salah hitung itu bisa mobil terbang," ujar pria yang juga pernah menjabat Presiden Direktur PT Hyundai Mobil Indonesia itu.

Pengembangan Lunar Tire menurut Mukiat Sutikno justru akan sangat berhubungan erat dengan kehadiran mobil listrik yang tengah marak dibicarakan di Indonesia saat ini. Dari proses inovasi itu Bridgestone mengembangkan sebuah teknologi yang dinamakan ENLITEN Technology.

Teknologi itu membuat ban yang dibuat oleh Bridgestone memiliki keunggulan tersendiri. Dari segi kualitas, durabilitas, dan keamanan memang akan terlihat sama dengan ban mobil listrik lainnya. Bedanya ban-ban mobil listrik buatan Bridgestone dengan ENLITEN Technology jauh lebih enteng.



Bridgestone Buka-bukaan Soal Inovasi Ban buat di Bulan dan Mobil Listrik


"Kalau kita tahu ban mobil listrik itu tidak bisa berat. Kalau terlalu berat pemakaian listriknya lebih boros. Masalahnya yang biasa itu justru bisa bikin bobot mobil listrik jadi lebih berat," jelas Mukiat Sutikno.

Ke depannya menurut Mukiat Sutikno, pengembangan produk-produk Bridgestone akan fokus pada ENLITEN Technology. Saat ini Bridgestone memang sudah memasarkan ban-ban ENLITEN Technology di kawasan lain terutama di Eropa yang tingkat pemilikan mobil listriknya sangat tinggi.

"Buat Indonesia sendiri kita sudah siapkan, ban-ban kita yang memakai ENLITEN technology. Hanya saja tren mobil listrik di Indonesia masih agak slow karena harganya masih mahal," jelas Mukiat Sutikno.

Dia melanjutkan market Indonesia mengembangkan mobil listrik memang butuh waktu. Diperlukan subsidi yang lebih menarik dibanding yang telah ada saat ini agar mobil listrik bisa terserap lebih cepat.

"Kalau menurut saya kalau tanpa ada subsidi paling cepat saya rasa lima tahun baru bisa," jelasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Mobil Jepang Dominan:...
Mobil Jepang Dominan: Ini Dia Daftar Mobil Paling Andal 2025 Versi J.D. Power!
Honda Luncurkan Modul...
Honda Luncurkan Modul Sel Bahan Bakar Generasi Terbaru
Pabrikan China Siap...
Pabrikan China Siap Bantu Indonesia Bikin Mobil Nasional
Rekomendasi
KAI Group Angkut 16,3...
KAI Group Angkut 16,3 Juta Penumpang Selama Angkutan Lebaran 2025
Chip AI Jadi Senjata...
Chip AI Jadi Senjata China untuk Melawan AS Terkait Tarif Impor Baru
Bolehkah Salat ketika...
Bolehkah Salat ketika Keluar Flek Cokelat sebelum Haid?
Kurangi Macet Arus Balik,...
Kurangi Macet Arus Balik, Tol Japek II Selatan Gratis hingga Deltamas
Jenazah Ray Sahetapy...
Jenazah Ray Sahetapy Tiba di Masjid Istiqlal untuk Disalatkan
Titus The Detective...
Titus The Detective Eps Poisoned Chocolate, Minggu 6 April 2025 Jam 07.30 WIB di RCTI
Berita Terkini
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
20 menit yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
37 menit yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
2 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
4 jam yang lalu
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
5 jam yang lalu
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
7 jam yang lalu
Infografis
Sembilan Peristiwa Penting...
Sembilan Peristiwa Penting yang Terjadi di Bulan Ramadan
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved