Ini Cara Paten Mobil Bisa Lolos Uji Emisi, Yuk Cermati!

Kamis, 01 September 2022 - 14:39 WIB
loading...
Ini Cara Paten Mobil Bisa Lolos Uji Emisi, Yuk Cermati!
Uji emisi ternyata bisa dilalui dengan baik apabila kendaraan mendapatkan perawatan mobil yang teratur. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Para pemilik kendaraan bermotor khususnya mobil wajib tahu nih, per 14 November 2021 lalu khususnya di wilayah DKI Jakarta. Dalam peraturan itu setiap kendaraan wajib melakukan uji emisi (berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta no. 66 tahun 2020 tentang mengatur Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor).

Jika kedapatan tak melakoninya, akan ada sanksi tilang sebesar Rp500.000. Hal itu tentu merugikan pemilik mobil meski kenyataannya, penindakan tersebut dilakukan agar kendaraan-kendaraan yang beredar di ibukota punya emisi gas buang rendah.

Nah, sebenarnya ada trik yang mudah untuk bisa lolos uji emisi gas buang bagi mobil-mobil yang akan beredar di jalanan Jakarta dan sekitarnya. Paling utama adalah cukup dengan melakukan perawatan berkala alias mengganti oli mesin secara rutin.

Sebagai pemilik mobil, sudah sewajibnya setiap pemilik juga dituntut memerhatikan betul perawatan berkala mobil kesayangannya. Termasuk pula soal penggantian oli mesin yang berperan penting mengoptimalkan kinerja jantung mekanis.

Baca juga : Spesifikasi Yamaha RX King Reborn yang Penuh dengan Tantangan

Ini Cara Paten Mobil Bisa Lolos Uji Emisi, Yuk Cermati!


Lantas, apa hubungannya ganti oli mesin dengan emisi gas buang? Uji emisi itu mengukur kesehatan mesin mobil, jika ada yang kurang sehat kondisinya maka hasil emisi gas buangnya juga akan tidak bagus. Salah satu cara merawat mesin mobil ya paling utama dari sistem pelumasannya yang harus diganti secara rutin.

"Jika interval penggantian tidak sesuai atau lebih lama dari panduan buku servis, maka akan ada penurunan terhadap fungsi pelumas. Dalam kondisi demikian, gesekan antar komponen semakin besar, mesin pun cepat panas dan akhirnya bereaksi terhadap oli itu sendiri hingga fungsi oli yang salah satunya untuk membersihkan ruang bakar jadi tidak maximal, walhasil kondisi ruang bakar jadi kotor dengan kotoran yang umumnya berupa karbon," kata Brahma Putra Mahayana, Technical Specialist PT Pertamina Lubricants (PTPL) .

Banyaknya kandungan karbon membuat pembakaran jadi tidak sempurna dan emisi gas buang yang dihasilkan tinggi. Alhasil, mobil tersebut tidak lolos saat uji emisi. Lain hal jika oli mesin diganti secara rutin. Selain membuat usia komponen mesin lebih awet dan menjaga performanya, cara ini juga bakal membuat mesin lebih bersih.

Baca juga : Asyik, Ini Syarat Bea Balik Nama Kendaraan agar Bisa Diwakilkan
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1273 seconds (11.97#12.26)