Jangan Sampai Salah, Inilah Tekanan Angin Ban Motor yang Ideal
Sabtu, 10 September 2022 - 14:00 WIB
loading...
Tekanan angin ban motor yang ideal perlu dicermati agar perjalanan jadi lebih aman dan nyaman. Foto/IST
A
A
A
JAKARTA - Jangan sampai salah, ini tekanan angin ban motor yang ideal agar perjalanan Anda lebih aman dan nyaman. Jadi jangan pernah sepelekan tekanan udara atau angin pada ban motor Anda.
Pasalnya bagian satu ini sering diabaikan dan salah perawatan. Salah satu kesalahan paling umum adalah membiarkan ban motor dipompa terlalu sedikit atau terlalu tinggi. Padahal kondisi ini sangat berbahaya bahkan saat berkendara pelan.
Kurangnya tekanan angin dapat menyebabkan kendaraan goyang saat menyalip atau pada saat berkendara di jalan yang buruk. Di sisi lain, tekanan angin yang berlebihan juga dapat merusak ban sepeda motor. Selain itu, Anda tidak perlu memompa ban sepeda motor Anda setiap hari. Jika ban dan velg dalam kondisi baik, maka akan memperlambat pengurangan tekanan angin pada ban.
Baca juga : Bukan Mitos, Ini Cara Melewati Lie Detector tanpa Ketahuan Bohong
Menentukan tekanan ban sepeda motor tidak boleh sembarangan. Masing-masing memiliki ukuran tersendiri dan tergantung dari kendaraan yang digunakan.Jika Anda sering berkendara dengan berboncengan, maka tekanan harus lebih tinggi. Namun jika Anda sering mengemudi sendiri, turunkan sedikit tekanan ban.
Sepeda motor dilengkapi dengan dua jenis ban, depan dan belakang yang masing-masing memiliki tekanan udara yang berbeda. Pada umumnya ban belakang lebih besar tekanannya karena berfungsi sebagai komponen penggerak motor dan beban selalu berada di ban belakang.
Sedangkan untuk ban depan agar lebih mudah dikemudikan, tidak membutuhkan ukuran atau tekanan ban yang besar. Sehingga setir lebih mudah atau lebih mudah dikendalikan.
Pasalnya bagian satu ini sering diabaikan dan salah perawatan. Salah satu kesalahan paling umum adalah membiarkan ban motor dipompa terlalu sedikit atau terlalu tinggi. Padahal kondisi ini sangat berbahaya bahkan saat berkendara pelan.
Kurangnya tekanan angin dapat menyebabkan kendaraan goyang saat menyalip atau pada saat berkendara di jalan yang buruk. Di sisi lain, tekanan angin yang berlebihan juga dapat merusak ban sepeda motor. Selain itu, Anda tidak perlu memompa ban sepeda motor Anda setiap hari. Jika ban dan velg dalam kondisi baik, maka akan memperlambat pengurangan tekanan angin pada ban.
Baca juga : Bukan Mitos, Ini Cara Melewati Lie Detector tanpa Ketahuan Bohong
Menentukan tekanan ban sepeda motor tidak boleh sembarangan. Masing-masing memiliki ukuran tersendiri dan tergantung dari kendaraan yang digunakan.Jika Anda sering berkendara dengan berboncengan, maka tekanan harus lebih tinggi. Namun jika Anda sering mengemudi sendiri, turunkan sedikit tekanan ban.
Sepeda motor dilengkapi dengan dua jenis ban, depan dan belakang yang masing-masing memiliki tekanan udara yang berbeda. Pada umumnya ban belakang lebih besar tekanannya karena berfungsi sebagai komponen penggerak motor dan beban selalu berada di ban belakang.
Sedangkan untuk ban depan agar lebih mudah dikemudikan, tidak membutuhkan ukuran atau tekanan ban yang besar. Sehingga setir lebih mudah atau lebih mudah dikendalikan.
Lihat Juga :