Terlalu Laris, Ferrari Akan Hentikan Produksi Purosangue?

Minggu, 18 September 2022 - 08:11 WIB
loading...
Terlalu Laris, Ferrari...
Hentikan produksi Purosangue, Ferrari juga berpegang teguh pada janji bahwa Purosangue akan menjadi model eksklusif. FOTO/ IST
A A A
JAKARTA - Jika biasanya semakin banyak permintaan makanya semakin gencar memproduksi produk tersebut. Hal itu tak berlaku dengan Ferrari , produsen otomotif Italia justru akan menghentikannya produksi jika banyak permintaan.



Hal ini terjadi di Ferrari yang dikabarkan akan menghentikan produksi Purosangue, SUV pertama dari Ferrari.

Mengapa Purosangue menarik begitu banyak perhatian? Jawabannya sederhana. Karena memiliki mesin V12 yang terlalu bertenaga untuk diberhentikan.

Chief Commercial and Marketing Officer Ferrari Enrico Galliera mengatakan pada sesi pratinjau media di Maranello pada 8 September bahwa permintaan Purosangue meledak ketika tersiar kabar bahwa SUV baru akan memiliki mesin V12.

"Kami mungkin tidak bisa memenuhi permintaan dan bukan tidak mungkin tidak segera menerima pesanan," kata Galliera seperti dilansir dari Rideapart, Minggu (18/9/2022).

Galliera tidak membagikan angka atau perkiraan jumlah pre-order yang telah dilakukan kepada media. Namun yang pasti, bahkan dengan riset pasar yang ekstensif, minat pada kedatangan mesin 715-tenaga kuda jauh melebihi ekspektasi awal Ferrari.

Ferrari juga berpegang teguh pada janji bahwa Purosangue akan menjadi model eksklusif.

Sementara Porsche telah menghasilkan banyak uang dari Cayenne dan Aston Martin, Bentley dan Lamborghini telah membuat keuntungan besar dari SUV masing-masing, Ferrari bukanlah pembuat mobil biasa.

Kapasitas Ferrari saat ini mencapai sekitar 15.000 kendaraan per tahun. Rata-rata, memungkinkan produksi Purosangue hanya sekitar 3.000 unit per tahun. Jika kita memperhitungkan empat sampai lima tahun produksi, diperkirakan 12.000-15.000 Purosangues akan diproduksi.

Tentu saja, Ferrari dapat meningkatkan kapasitas produksi khusus untuk Purosangue dan menjadi cara mudah untuk mendapatkan keuntungan, tetapi Ferrari bukanlah perusahaan seperti itu.

Tentu saja Ferrari ingin konsisten dengan DNA mereka yang tetap eksklusif. Oleh karena itu, pengendalian permintaan dan penawaran adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk melindungi identitas mereka.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
Rekomendasi
Polisi Terapkan One...
Polisi Terapkan One Way Tol Kalikangkung - Brebes
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
9 Kapolda Setahun Lebih...
9 Kapolda Setahun Lebih Menjabat, Ada Eks Deputi Penindakan KPK hingga Mantan Ajudan Jokowi
Pangeran Harry Tanggapi...
Pangeran Harry Tanggapi Tuduhan Pelecehan dan Bullying: Kebenaran Akan Terungkap!
Pangeran William Sewa...
Pangeran William Sewa Pengacara Perceraian, Rumah Tangga dengan Kate Middleton Retak?
Siapa Abdullah Al Sabah?...
Siapa Abdullah Al Sabah? PM Kuwait yang Sempat Dituduh Masuk Kristen
Berita Terkini
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
2 jam yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
9 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
11 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
13 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
14 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
15 jam yang lalu
Infografis
4.000 Karyawan Bank...
4.000 Karyawan Bank Terbesar Asia Tenggara akan Digantikan AI
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved