4 Cara Menjaga Usia Baterai Mobil Listrik Agar Tetap Awet

Jum'at, 30 September 2022 - 22:24 WIB
loading...
4 Cara Menjaga Usia...
Meski komponen mobil listrik lebih sedikit dibanding mobil ICE, tetap saja perawatan rutin harus dilakukan. Foto: dok HMID
A A A
JAKARTA - Sama seperti smartphone , mobil listrik juga menggunakan baterai yang perlu dijaga dan dirawat. Ini penting, sebab melansir data dari Kementerian Perhubungan, ada 1.656 unit mobil listrik yang sudah beroperasi di Indonesia. Maka, sudah seharusnya konsumen tahu bagaimana menjaga baterai mobil listrik agar tetap awet.

Nah, Head of Before Service Department, PT Hyundai Motors Indonesia Putra Samiaji memberikan tips bagaimana menjaga baterai mobil listrik agar tahan lama, berikut diantaranya:

1. Jangan Terlalu Sering Ngecas di SPKLU
Pemerintah menargetkan jumlah SPKLU yang terbangun mencapai 3.860 unit pada 2025 dan 31.900 unit hingga 2031. Kedepannya pengguna mobil listrik akan sangat mudah untuk ngecas mobil listriknya di luar rumah. Meski demikian, Putra mengimbau konsumen untuk tidak terlalu sering ngecas mobil listrik mereka di SPKLU jika ingin usia baterai lebih awet.

“Gunakan SPKLU ketika memang sedang bepergian ke luar kota atau dalam kondisi darurat. Jangan gunakan DC fast charging di SPKLU terlalu sering,” ujarnya.

Fast charging di SPKLU sendiri sangat beragam, mulai 50 kiloWatt (kW), 100 kW, hingga 150 kW. Untuk SPKLU berdaya 150 kW bisa mengisi baterai IONIQ 5 dari 0-100 persen dalam waktu 1 jam.

Untuk menunjang sarana pengisian daya baterai mobil listrik, PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) memiliki fasilitas Hyundai EV Charging Station di sejumlah titik lokasi strategis. Seperti yang terletak di Senayan Park dan Hyundai Driving Experience SCBD, Jakarta Selatan. Sarana pengisian daya mobil listrik HMID sendiri sudah lebih dari 200 di seluruh Indonesia.

2. Ngecas di Rumah Lebih Baik
Putra merekomendasikan konsumen untuk ngecas mobil listrik mereka di rumah karena lebih sehat untuk baterai. Walau, memang butuh waktu lebih lama.

Putra menyebut IONIQ 5 buth waktu 5 jam (Prime Standard Range dan Signature Standard Range) atau 6 jam (Prime Longe Range dan Signature Long Range) untuk pengisian daya hingga 100 persen menggunakan wall charger atau AC charger.

“Ngecas di rumah lebih bagus, karena dayanya tidak besar. Hanya sekitar 7 kW-10 kW saja. Lebih sehat bagi baterai,” katanya.

3. Efisiensi Berkendara
Mobil listrik seperti IONIQ 5 memang sangat menyenangkan untuk dikendarai. Sebab, torsinya sangat besar. Yakni 350 Nm. Akselerasinya pun “ngejambak”.

Namun, Putra mengingatkan agar konsumen tidak terlalu seru berkendara hingga menyadari bahwa baterai mobil tinggal sedikit, sehingga akan kerepotan. ”Biasanya fase honeymoon memang seperti itu. Tapi, setelah lewat, konsumen akan mulai mengemudi dengan santai dan normal,” katanya.

4. Melakukan Perawatan Mobil Listrik Secara Berkala
Meski komponen mobil listrik lebih sedikit dibanding mobil ICE, tetap saja perawatan rutin harus dilakukan. ”Misalnya mengecek tekanan ban hingga servis berkala,” ungkapnya.

Putra menyebut bahwa Hyundai memberikan berbagai layanan purnajual untuk pengguna. Mulai layanan Before Service, ketersediaan suku cadang, dan Hyundai Assurance Program.


Layanan Before Service, misalnya, memungkinkan pelanggan mengetahui semua perawatan yang diperlukan untuk kendaraan mereka lebih awal sebelum mereka melakukan layanan reguler, sehingga mereka dapat menerima hasil dan layanan perawatan yang lebih maksimal ketika saatnya tiba.

”Perawatan kendaraan yang mulai dari baru akan dikawal sehingga mobil tetap awet dan prima,” ungkapnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Mobil Jepang Dominan:...
Mobil Jepang Dominan: Ini Dia Daftar Mobil Paling Andal 2025 Versi J.D. Power!
Honda Luncurkan Modul...
Honda Luncurkan Modul Sel Bahan Bakar Generasi Terbaru
Pabrikan China Siap...
Pabrikan China Siap Bantu Indonesia Bikin Mobil Nasional
Rekomendasi
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
Siapa Walid Ahmad? Remaja...
Siapa Walid Ahmad? Remaja Palestina yang Tewas di Penjara Israel Dikenal Pencetak Gol Terbanyak di Timnya
Hasil Timnas Indonesia...
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Sambaran Kilat Evandra Bawa Garuda Muda Menang 1-0
Gempa Myanmar Hancurkan...
Gempa Myanmar Hancurkan Kota Purba di Mandalay
4 Alasan Uni Eropa Masih...
4 Alasan Uni Eropa Masih Butuh NATO, Salah Satunya Rusia Jadi Ancaman
Red Sparks Comeback...
Red Sparks Comeback Berkat Megawati Hangestri! Ini Profil Pendidikan Sang Bintang Voli Dunia
Berita Terkini
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
4 jam yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
11 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
13 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
15 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
16 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
17 jam yang lalu
Infografis
4 Cara Memasak Telur...
4 Cara Memasak Telur yang Sehat, Nutrisi tetap Terjaga
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved