Bisa Bikin Kendaraan Rontok, Ini Efek Buruk Oli Tercampur Air

Kamis, 08 Desember 2022 - 13:11 WIB
loading...
Bisa Bikin Kendaraan...
Perawatan pelumas kendaraan harus detail agar tidak ada potensi oli tercampur air. Foto/IST
A A A
JAKARTA - Bisa bikin kendaraan rontok, cermati efek buruk oli tercampur air. Jangan sampai Anda membiarkan kendaraan rusak dengan mudah.

Pelumas yang tercampur air adalah mimpi buruk bagi semua kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat. Potensi pelumas tercampur air bisa disebabkan oleh dua faktor.

Pertama pelumas tercampur air radiator. Hal itu terjadi karena kerusakan pada kepala silinder atau cylinder head. Kepala silinder yang melengkung dan keretakan pada dinding water jaket cylinder head akan membuat air radiator mudah bercampur dengan pelumas.

kedua pelumas tercampur air akibat kondisi jalan di luar kendaraan . Terutama pada jalanan yang sudah diguyur hujan deras dan menyebabkan genangan atau banjir yang cukup dalam.

Genangan air kadang bisa masuk ke celah mesin saat pengendara nekat untuk menerobos banjir. Komponen kendaraan yang kurang terawat akan membuka peluang bercampurnya air dengan oli mesin. Hal itu tentu akan merugikan bagi kendaraan.

Baca juga : Bedah MG Hector, Kembaran Wuling Almaz yang Punya Perbedaan Signifikan

"Kondisi oli yang tercampur dengan air membuat daya pelumasannya tidak maksimal. Sementara komponen di dalam mesin seperti piston, kruk as, noken as dan lain lain membutuhkan pelumasan yang sempurna," kata Technical Specialist PT Pertamina Lubricants (PTPL), Brahma Putra Mahayana.

Dengan begitu, hal tersebut akan membuat gesekan antar komponen yang notabene berupa logam tak dapat terhindarkan. Dengan kata lain, semua komponen tadi akan rusak karena saling bergesekan.

"Oli yang sudah bercampur air akan kehilangan fungsi pelumasannya, dan jika dibiarkan tentu saja lama kelamaan pasti merusak komponen di dalam mesin," jelas Brahma.

Oli mesin yang sudah tercampur dengan air nyatanya bisa menimbulkan endapan yang mengakibatkan terpampatnya saluran oli. Jika demikian adanya, mesin akan mengalami kerusakan parah.

Baca juga : Harga Rp22,2 Juta, Ini Kelebihan Motor Listrik Davigo Space yang Bikin Kesengsem

"Kalau sudah seperti ini, harus turun mesin. Setelah itu, endapan oli bisa dibuang dan mengganti komponen yang rusak," tegas dia.

Tidak hanya itu saja, sifat asam dari air juga dirasa sangat berbahaya untuk bagian internal mesin. Disebut Brahma, korosi pada komponen mesin bisa terjadi akibat adanya air.

Brahma menerangkan bahwa para pemilik kendaraan harus dengan sigap untuk menguras kembali oli mesin ketika menerabas genangan air dengan batas yang tidak wajar atau sudah menyentuh bagian mesin.

"Untuk meyakinkannya, cek kondisi oli melalui dipstick. Kalau ada buih, besar kemungkinan air sudah masuk ke mesin. Akan semakin jelas saat oli yang dibuang berwarna seperti kopi susu. Tandanya oli sudah terkontaminasi," ucap dia.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mudik Gratis untuk Mekanik,...
Mudik Gratis untuk Mekanik, Strategi Mobil Jaga Loyalitas di Tengah Persaingan Pelumas 2026
Mudik Aman dan Nyaman?...
Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Bridgestone Indonesia untuk Kendaraan Hybrid
Awas Aquaplaning! Jangan...
Awas Aquaplaning! Jangan Nekat Terabas Hujan, Cek Komponen Vital Mobil Ini atau Nyawa Taruhannya!
Vklass Buktikan Artificial...
Vklass Buktikan Artificial Leather Juga Bisa Berkelas dan Tahan Banting
Cara Memasang Kaca Spion...
Cara Memasang Kaca Spion Motor yang Lepas, Begini Caranya!
Pelumas Standar UEA...
Pelumas Standar UEA Mulai Bidik Industri Otomotif Indonesia
Pertamina Fastron Jadi...
Pertamina Fastron Jadi Oli Mobil Pilihan Konsumen di Ajang WOW Brand 2026
2.000 Karyawan ExxonMobil...
2.000 Karyawan ExxonMobil Bakal Kena PHK, Ini Biang Keroknya
ExxonMobil Terus Berinovasi...
ExxonMobil Terus Berinovasi Dukung Pertumbuhan Industri Pengolahan
Rekomendasi
Kembangkan Agroforestri,...
Kembangkan Agroforestri, MANU Perkuat Hilirisasi Hasil Hutan di Jatim
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Berita Terkini
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Infografis
Hati-hati, Ini 5 Efek...
Hati-hati, Ini 5 Efek Puasa Tanpa Sahur bagi Kesehatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved