Tak Kejar Insentif, BMW Yakin Mobil Listriknya Laku
Selasa, 17 Januari 2023 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
“Kami berdiskusi dengan pemerintahan sebelumnya, dan mereka mencoba mendorong kami untuk mengimplementasikan pabrik di Amerika Serikat, yang tidak kami miliki saat ini,” ujarnya.
Zipse mengatakan bahwa jika BMW sepakat, maka akan ada konsekuensi finansial dan produk di masa mendatang. “Kami memiliki pemikiran kami sendiri, dan terkadang Anda harus mengikuti strategi Anda,” ucapnya.
Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) dan insentif pajak kendaraan listrik yang diberikan AS hanya untuk mobil yang dibuat di Amerika. Negara-negara dengan perjanjian perdagangan bebas dengan AS juga akan mendapatkannya.
Namun, Oliver Zipse dengan tegas mengungkapkan bahwa BMW akan mendesak pemerintah AS untuk memberlakukannya untuk produsen yang tak memiliki pabrik di Negeri Paman Sam, seperti yang dilakukan di negara-negara Eropa.
“Kami akan meminta level playing field selama Anda dapat pelanggan dari Amerika. Eropa tidak membedakan dari mana mobil itu berasal. Anda mendapat insentif atau keringanan pajak jika Anda menjual mobil di Eropa,” ungkapnya.
Zipse mengatakan bahwa jika BMW sepakat, maka akan ada konsekuensi finansial dan produk di masa mendatang. “Kami memiliki pemikiran kami sendiri, dan terkadang Anda harus mengikuti strategi Anda,” ucapnya.
Undang-Undang Pengurangan Inflasi (IRA) dan insentif pajak kendaraan listrik yang diberikan AS hanya untuk mobil yang dibuat di Amerika. Negara-negara dengan perjanjian perdagangan bebas dengan AS juga akan mendapatkannya.
Namun, Oliver Zipse dengan tegas mengungkapkan bahwa BMW akan mendesak pemerintah AS untuk memberlakukannya untuk produsen yang tak memiliki pabrik di Negeri Paman Sam, seperti yang dilakukan di negara-negara Eropa.
“Kami akan meminta level playing field selama Anda dapat pelanggan dari Amerika. Eropa tidak membedakan dari mana mobil itu berasal. Anda mendapat insentif atau keringanan pajak jika Anda menjual mobil di Eropa,” ungkapnya.
(wbs)
Lihat Juga :