Nissan Caplok Mitsubishi Rp29 Triliun

Kamis, 12 Mei 2016 - 22:52 WIB
Nissan Caplok Mitsubishi...
Nissan Caplok Mitsubishi Rp29 Triliun
A A A
YOKOHAMA - Nissan Motor Co sepakat mengakuisisi 34% saham Mitsubishi Motors Corp, sekaligus mengambil alih kendali perusahaan secara de facto senilai USD2,2 miliar atau sekitar Rp29 triliun.

Kesepakatan itu sangat menolong kelangsungan hidup Mitsubishi Motors, yang terperosok dalam skandal ketiga dalam dua dekade dan telah kehilangan USD3 miliar dari nilai pasarnya akibat kasus manipulasi efisiensi bahan bakar.

Hal ini yang mendorong Nissan, produsen mobil kedua terbesar Jepang, yang tengah berjuang membuat terobosan di Asia Tenggara, seperti Thailand dan Filipina, di mana model Mitsubishi lebih populer, untuk melakukan akuisisi.

Mitsubishi dan Nissan sejatinya sudah bekerja sama dalam pengembangan dan manufaktur sejak 2011. Namun dalam akuisisi kali ini, Mitsubishi Motors akan menerbitkan saham baru untuk Nissan dengan potongan 5,3% pada penutupan Rabu, yang naik 237,4 miliar yen (USD2,18 miliar).

Nissan yang menerima lebih dari sepertiga saham perusahaan - cukup untuk memegang kendali, di bawah aturan kepemilikan saham Jepang.

Chief Executive Officer (CEO) Nissan, Carlos Ghosn mengatakan, kedua perusahaan sekarang akan berbagi dan bersama-sama mengembangkan teknologi, serta mewujudkan "miliaran" sinergi dengan mengkoordinasikan pembelian, pemanfaatan pabrik dan bekerja sama dalam pertumbuhan pasar.

"Kami bertekad menjaga dan memelihara merek Mitsubishi Motors. Kami akan membantu perusahaan mengatasi tantangan yang dihadapi, terutama dalam memulihkan kepercayaan konsumen dalam kinerja bahan bakar yang ekonomis," kata Ghosn, dalam konferensi pers bersama di Yokohama, Jepang, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/5/2016).

Nissan yang kini menguasai Mitsubishi Motors, diperkirakan akan melakukan perombakan signifikan di perusahaan.

Bulan lalu, Mitsubishi Motors mengaku telah meelbih-lebihkan tingkat ekonomis bahan bakar setidaknya untuk empat model mobil mini yang dijual di Jepang, termasuk dua yang dijual dengan merek Nissan.

Kasus ini telah memukul perusahaan, yang membuat kehilangan pangsa pasar di Jepang dan menyeret sahamnya turun lebih dari 40% karena investor cemas dengan biaya kompensasi yang harus dikeluarkan.
(dmd)
Berita Terkait
Mitsubishi Triton Ralliart...
Mitsubishi Triton Ralliart Merapat, Nissan Tendang Navara Nismo
Kesamaan Nissan X-Trail...
Kesamaan Nissan X-Trail 2021 dengan All New Mitsubishi Outlander
Tanpa Dynamic Shield,...
Tanpa Dynamic Shield, Navara 2021 Ingin Gulung Triton dan Hilux
Pakai CMF-C Mitsubishi...
Pakai CMF-C Mitsubishi Outlander, Nissan X-Trail e-Power Mulai Debutnya di Jepang
Bersekutu dengan Nissan...
Bersekutu dengan Nissan dan Renault, Mitsubishi Siap Luncurkan Crossover Baru Tahun Ini
2020 Penuh Perjuangan,...
2020 Penuh Perjuangan, 2021 Mitsubishi Siap Ngegas Lagi
Berita Terkini
China Pastikan Kendaraan...
China Pastikan Kendaraan Listrik Berukuran Besar Merusak Jalan
Honda CB400SF E-Clutch...
Honda CB400SF E-Clutch dan CBR400R Four Siap Diluncurkan Bulan Depan!
Bentley Gunakan Suara...
Bentley Gunakan Suara Drum untuk Gantikan Suara V8 di EV Pertamanya
Geely Pamer Performa...
Geely Pamer Performa dan Inovasi di Sirkuit Mandalika, Begini Sensasinya
Pre-Book Coolray, SUV...
Pre-Book Coolray, SUV ICE Geely Pertama di Indonesia Resmi Dibuka
Komunitas BAIC ORV Chapter...
Komunitas BAIC ORV Chapter JHL Auto Sukses Gelar Gathering Perdana
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved