Ingin Fokus di Mitsubishi, Carlos Ghosn Akan Geser dari Renault-Nissan
Kamis, 23 Februari 2017 - 17:03 WIB

Ingin Fokus di Mitsubishi, Carlos Ghosn Akan Geser dari Renault-Nissan
A
A
A
TOKYO - Ingin lebih fokus di Mitsubishi, bos besar Renault-Nissan, Carlos Ghosn bakal melepaskan jabatannya sebagai presiden dan CEO Nissan mulai 1 April 2017.
Meskipun meninggalkan Renault-Nissan Ghosn akan tetap sebagai ketua Nissan dan masih menjabat sebagai ketua dan CEO Renault, Perusahaan gabungan Renault-Nissan dan Mitsubishi, dalam usahanya untuk lebih fokus terhadap kepemimpinan terhadap kelompok automotif bersangkutan.
CEO Nissan, Hiroto Saikawa mengatakan Ghosn kelak akan bertanggung jawab di Mitsubishi. "Sebagai Ketua Nissan, saya akan terus memantau dan memimpin perusahaan ini, keduanya bebas selama masih di dalam kesepakan Renault-Nissan-Mitsubishi," kata Hiroto menyampaikan pesan Ghosn.,
Seperti dilansir dari Automotive News,
"Perubahan perencanaan ini turut memungkinkan saya untuk berkonsentrasi lebih waktu dan energi untuk mengelola evolusi strategis dan operasional serta pengembangan Pakatan dan memastikan bahwa semua anggota mendapatkan manfaat dari keuntungan kompetitif yang akan diberikan skala tersebut," tambahnya.
Penunjukan Saikawa ini sejalan dengan tujuan Ghosn yang ingin fokus di Mitsubishi. "Saya ingin ketika waktunya nanti pengganti dari Jepang akan memimpin Nissan. Ini adalah simbolik, dan kita ada banyak bakat dari Jepang. Saya ingin Nissan terus dilihat sebagai perusahaan Jepang, "kata Ghosn.
Saikawa mulai bergabung Nissan pada tahun 1977, dan kemudian ditunjuk sebagai ketua komite manajemen Amerika dan Eropa serta sebagai wakil presiden eksekutif untuk pembelian.
Setelah itu, Saikawa menjabat sebagai kepala bidang kompetitif Nissan dari 2013 sampai 2016, dan juga turut dilantik sebagai anggota dewan Renault dari 2006 sampai 2016.
Meskipun meninggalkan Renault-Nissan Ghosn akan tetap sebagai ketua Nissan dan masih menjabat sebagai ketua dan CEO Renault, Perusahaan gabungan Renault-Nissan dan Mitsubishi, dalam usahanya untuk lebih fokus terhadap kepemimpinan terhadap kelompok automotif bersangkutan.
CEO Nissan, Hiroto Saikawa mengatakan Ghosn kelak akan bertanggung jawab di Mitsubishi. "Sebagai Ketua Nissan, saya akan terus memantau dan memimpin perusahaan ini, keduanya bebas selama masih di dalam kesepakan Renault-Nissan-Mitsubishi," kata Hiroto menyampaikan pesan Ghosn.,
Seperti dilansir dari Automotive News,
"Perubahan perencanaan ini turut memungkinkan saya untuk berkonsentrasi lebih waktu dan energi untuk mengelola evolusi strategis dan operasional serta pengembangan Pakatan dan memastikan bahwa semua anggota mendapatkan manfaat dari keuntungan kompetitif yang akan diberikan skala tersebut," tambahnya.
Penunjukan Saikawa ini sejalan dengan tujuan Ghosn yang ingin fokus di Mitsubishi. "Saya ingin ketika waktunya nanti pengganti dari Jepang akan memimpin Nissan. Ini adalah simbolik, dan kita ada banyak bakat dari Jepang. Saya ingin Nissan terus dilihat sebagai perusahaan Jepang, "kata Ghosn.
Saikawa mulai bergabung Nissan pada tahun 1977, dan kemudian ditunjuk sebagai ketua komite manajemen Amerika dan Eropa serta sebagai wakil presiden eksekutif untuk pembelian.
Setelah itu, Saikawa menjabat sebagai kepala bidang kompetitif Nissan dari 2013 sampai 2016, dan juga turut dilantik sebagai anggota dewan Renault dari 2006 sampai 2016.
(wbs)