China Kuasai Produksi dan Teknologi Baterai LFP di Dunia
Selasa, 30 Januari 2024 - 06:35 WIB
Meski negara lain berlomba-lomba mengejar, sejumlah lembaga riset memprediksi, China tetap mendominasi pasar baterai LFP. Kalaupun turun, hanya ke angka 96 persen saja dalam beberapa tahun kedepan.
Tesla, misalnya, mendapatkan pasokan LFP dari Contemporary Amperex Technology di China. Ford juga akan memproduksi LFP di pabrik baru di Michigan, dengan menggunakan teknologi yang dilisensikan dari perusahaan China.
Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia mengatakan, baterai NMC yang menggunakan nikel tidak lebih buruk dibandingkan LFP untuk mobil listrik.
Bahkan, menurut Bahlil, Tesla saat ini masih menggunakan baterai nikel dalam kendaraan listrik yang diproduksinya. “Justru LFP hanya digunakan Tesla untuk mobil tipe standar,” ungkapnya.
Baca Juga: Tidak Semua Tesla Gunakan Baterai LFP, Ini Deretan Model yang Pakai Baterai NMC
Tesla, misalnya, mendapatkan pasokan LFP dari Contemporary Amperex Technology di China. Ford juga akan memproduksi LFP di pabrik baru di Michigan, dengan menggunakan teknologi yang dilisensikan dari perusahaan China.
Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia Bahlil Lahadalia mengatakan, baterai NMC yang menggunakan nikel tidak lebih buruk dibandingkan LFP untuk mobil listrik.
Bahkan, menurut Bahlil, Tesla saat ini masih menggunakan baterai nikel dalam kendaraan listrik yang diproduksinya. “Justru LFP hanya digunakan Tesla untuk mobil tipe standar,” ungkapnya.
Baca Juga: Tidak Semua Tesla Gunakan Baterai LFP, Ini Deretan Model yang Pakai Baterai NMC
Lihat Juga :