Mobil Hybrid Lebih Diminati, Kendaraan Listrik Diminta Lebih Diprioritaskan
Jum'at, 28 Juni 2024 - 00:13 WIB
Moeldoko menyebut hingga saat ini, kebijakan mengenai insentif untuk mobil bertenaga kombinasi listrik dan bensin tersebut masih dalam tahap kajian.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, upaya pemerintah dalam percepatan penggunaan kendaraan listrik, mencerminkan urgensi transformasi industri otomotif.
Jadi, menurut Fabby, memang sudah sangat mendesak. Telat sedikit, Indonesia bakal ketinggalan dari Thailand, India, dan Vietnam. Sehingga industri mobil listrik harus dibangun dan tidak boleh ditunda.
''Memberi prioritas pada mobil listrik dapat meningkatkan output industri otomotif negara, mendorong inovasi, dan keberlanjutan,'' tutup Fabby.
Sementara itu, Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, upaya pemerintah dalam percepatan penggunaan kendaraan listrik, mencerminkan urgensi transformasi industri otomotif.
Jadi, menurut Fabby, memang sudah sangat mendesak. Telat sedikit, Indonesia bakal ketinggalan dari Thailand, India, dan Vietnam. Sehingga industri mobil listrik harus dibangun dan tidak boleh ditunda.
''Memberi prioritas pada mobil listrik dapat meningkatkan output industri otomotif negara, mendorong inovasi, dan keberlanjutan,'' tutup Fabby.
(wbs)
Lihat Juga :