Ahli IT Ungkap Data COVID-19 Institut Virologi Wuhan Dihapus
Senin, 24 Agustus 2020 - 19:37 WIB
Potter juga mengungkapkan bahwa dalam penelitian mereka, mereka juga menemukan bahwa Institut Virologi Wuhan telah membersihkan sejumlah besar data dan menghasilkan data baru setelah mengubahnya. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah China melakukan pemalsuan datanya.
Ini berarti bahwa ketika Komunis Tiongkok menyadari bahwa virus Corona atau virus Komunis Tiongkok, akan menjadi pandemi global, sehingga mereka mulai menghapus data.
Sebelumnya Dr Li Meng Yan, seorang spesialis virologi di Hong Kong's School of Public Health sempat membuat heboh ketika dia tiba di Amerika dan menuduh pemerintahnya menutup-nutupi pandemi Covid-19.
Dia mengatakan bahwa dia sudah "dengan jelas menilai" bahwa virus corona baru diciptakan di laboratorium yang terhubung dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Namun, Beijing telah membantah tuduhan itu.
Berbicara dalam wawancara langsung dengan Taiwan News Agency Lude Press, Yan mengatakan; "Pada waktu itu, saya dengan jelas menilai bahwa virus itu berasal dari laboratorium militer Partai Komunis China.
Ini berarti bahwa ketika Komunis Tiongkok menyadari bahwa virus Corona atau virus Komunis Tiongkok, akan menjadi pandemi global, sehingga mereka mulai menghapus data.
Sebelumnya Dr Li Meng Yan, seorang spesialis virologi di Hong Kong's School of Public Health sempat membuat heboh ketika dia tiba di Amerika dan menuduh pemerintahnya menutup-nutupi pandemi Covid-19.
Dia mengatakan bahwa dia sudah "dengan jelas menilai" bahwa virus corona baru diciptakan di laboratorium yang terhubung dengan Tentara Pembebasan Rakyat (PLA). Namun, Beijing telah membantah tuduhan itu.
Berbicara dalam wawancara langsung dengan Taiwan News Agency Lude Press, Yan mengatakan; "Pada waktu itu, saya dengan jelas menilai bahwa virus itu berasal dari laboratorium militer Partai Komunis China.
(wbs)
Lihat Juga :