Samsung Bikin Baterai Solid State: Jarak Tempuh 900 Km, Dicas 600 kW dan Tahan 20 Tahun

Selasa, 06 Agustus 2024 - 21:01 WIB
Namun, Samsung dan Toyota menemukan tantangan untuk memaksimalkan kinerja baterai tersebut. Pengisian super cepat pada baterai tersebut memerlukan infrastruktur khusus, seperti pengisi daya sebesar 480 kW hingga 600 kW yang saat ini jarang tersedia, bahkan di China.

Baca Juga: Ini 10 Produsen Baterai Mobil Listrik Terbesar di Dunia, Mayoritas dari China

Selain itu, biaya produksi baterai solid-state tiga kali lipat lebih mahal dibandingkan baterai lithium-ion dan LFP yang digunakan saat ini. Oleh sebab itu, Toyota memulai dengan Lexus yang memiliki margin keuntungan lebih tinggi.

Meski saat ini baterai solid-state mahal dan membutuhkan teknologi khusus, perkembangannya sangat positif. Sama seperti perangkat SSD yang awalnya mahal dan kini umum digunakan pada perangkat komputer dan laptop.

Baterai solid-state memiliki potensi untuk menjadi standar di masa depan, membawa manfaat besar bagi industri EV dan masyarakatluas.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!