Ferrari Pastikan Mesin Bensin Jadi Pilihan Utama Bukan Listrik

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 18:50 WIB
Sisanya, 40% akan tetap mempertahankan mesin bensin murni, menjadikan era baru Ferrari sebuah perpaduan antara tradisi dan teknologi.

Selain powertrain, Ferrari juga memperhatikan aspek Antarmuka Manusia. Mereka akan memperkenalkan sistem kontrol baru yang disebut "phygital" yang merupakan kombinasi elemen fisik dan digital.

Tanda-tanda awal sudah terlihat pada model Ferrari Amalfi yang diluncurkan Juli lalu. Mobil ini hadir dengan setir yang kembali menggunakan tombol asli, setelah banyak pemilik mengeluhkan sistem sentuh kapasitif yang dianggap lebih mengganggu daripada membantu. Ferrari akhirnya mendengarkan suara pelanggan.

Saat ini, Ferrari baru mengonfirmasi satu model bertenaga listrik penuh. Vigna menepis rumor bahwa tidak ada permintaan untuk model bertenaga listrik kedua, dan menjelaskan bahwa model tersebut belum ada.

Namun, kenyataannya pasar EV mewah masih lesu, dengan banyak produsen supercar menunda investasi besar karena permintaan masih rendah. Electrica akan menjadi ujian utama bagi Ferrari, tetapi mampukah mereka mempertahankan keajaiban merek tersebut di dunia tanpa deru mesin?
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!