Buntut Perang Iran vs AS - Israel, Puluhan SPBU di Australia Kehabisan BBM

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:49 WIB
Untuk mengatasi situasi tersebut, pemerintah federal yang dipimpin oleh Perdana Menteri Anthony Albanese telah mengumumkan rencana darurat yang mencakup penyuntikan sejumlah besar bensin tambahan ke dalam rantai pasokan dan mengizinkan perusahaan minyak untuk melepaskan hingga seperlima dari stok wajib mereka.

Selain itu, standar kualitas bensin telah dilonggarkan sementara selama 60 hari untuk memastikan sektor-sektor penting seperti rumah sakit dan layanan darurat terus memiliki pasokan yang memadai.

Analis pasar memperkirakan kekurangan dan harga tinggi dapat berlanjut karena gangguan global yang disebabkan oleh penutupan atau blokade jalur minyak internasional utama, termasuk Selat Hormuz.

Laporan industri mengatakan beberapa distributor independen sekarang menghadapi kesulitan serius dalam mengamankan pasokan, sementara perusahaan minyak besar memprioritaskan pelanggan jangka tetap.

Meskipun ada seruan untuk penjatahan bahan bakar, pemerintah Australia sejauh ini bersikeras bahwa langkah-langkah tersebut tidak diperlukan dan prioritas diberikan pada pengiriman pasokan ke daerah pedesaan yang paling terdampak.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!