Potensi Terbakar Jadi Kiamat Sugro Buat Mobil Listrik
Sabtu, 17 Oktober 2020 - 15:26 WIB
Untuk proses investigasi itu NHTSA akan memeriksa Chevrolet Bolt yang diproduksi tahun 2017 hingga 2020. Total ada 77.000 Chevrolet Bolt yang harus segera diperiksa guna mencegah potensi terbakar.
Di waktu yang hampir bersamaan, BMW bahkan juga terpaksa menarik sebanyak 26.900 produk Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) karena potensi yang sama. Ford malah lebih panik lagi karena mereka meminta pemilik mobil Ford Kuga EV dan Ford Escape EV yang waktu produksinya sebelum 26 Juni 2020 agar tidak diisi ulang dulu baterainya. Mereka menduga mobil listrik buatan pabrikan berlogo oval biru itu memiliki potensi terbakar ketika diisi ulang.
Total sebanyak 26.000 unit mobil akan mereka recall. Hal ini bahkan berdampak pada penjualan produk baru mereka dimana Ford Escape listrik terbaru terpaksa ditunda peluncurannya hingga tahun depan. Bukan Chevrolet Bolt, Ford, BMW dan Hyundai Kona saja yang pernah terbakar. Mobil listrik paling terkenal saat ini, Tesla, bahkan pernah bermasalah dengan NHTSA karena potensi terbakar pada Tesla Model X dan Tesla Model S. (Baca juga : Suzuki Carry, Eskalator Bisnis yang Pernah Dianggap Remeh )
Peristiwa kebakaran pada mobil listrik ini memang jadi pukulan yang cukup telak bagi perkembangan mobil listrik. Digadang-gadang sebagai mobil masa depan yang memberikan rasa aman, kepedulian lingkungan yang kuat dan efisiensi tinggi, ternyata mobil listrik bisa sama bahayanya seperti mobil konvensional, yakni mudah terbakar.
Di waktu yang hampir bersamaan, BMW bahkan juga terpaksa menarik sebanyak 26.900 produk Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) karena potensi yang sama. Ford malah lebih panik lagi karena mereka meminta pemilik mobil Ford Kuga EV dan Ford Escape EV yang waktu produksinya sebelum 26 Juni 2020 agar tidak diisi ulang dulu baterainya. Mereka menduga mobil listrik buatan pabrikan berlogo oval biru itu memiliki potensi terbakar ketika diisi ulang.
Total sebanyak 26.000 unit mobil akan mereka recall. Hal ini bahkan berdampak pada penjualan produk baru mereka dimana Ford Escape listrik terbaru terpaksa ditunda peluncurannya hingga tahun depan. Bukan Chevrolet Bolt, Ford, BMW dan Hyundai Kona saja yang pernah terbakar. Mobil listrik paling terkenal saat ini, Tesla, bahkan pernah bermasalah dengan NHTSA karena potensi terbakar pada Tesla Model X dan Tesla Model S. (Baca juga : Suzuki Carry, Eskalator Bisnis yang Pernah Dianggap Remeh )
Peristiwa kebakaran pada mobil listrik ini memang jadi pukulan yang cukup telak bagi perkembangan mobil listrik. Digadang-gadang sebagai mobil masa depan yang memberikan rasa aman, kepedulian lingkungan yang kuat dan efisiensi tinggi, ternyata mobil listrik bisa sama bahayanya seperti mobil konvensional, yakni mudah terbakar.
Lihat Juga :