McLaren Tidak Akan Ikut Jejak Lamborghini, Buat SUV
Rabu, 30 Desember 2020 - 07:09 WIB
Mereka sendiri sudah melakukannya melalui McLaren P1 dan kemudian sebentar lagi akan semakin sempurna dengan hadirnya McLaren Artura. Penggabungan kedua teknologi itu menurut Mike Flewitt akan tetap sejalan dengan peraturan yang telah ditetapkan oleh Uni Eropa yang akan menghentikan penjualan mobil konvensional pada 2030.
"Jujur saja, kami memlakukan hibridisasi hanya untuk menyesuaian peraturan yang akan segera belaku. Yang penting kami berhasil untuk membuat mobil yang menyenangkan dengan atribut terbaik," tegasnya. (Baca juga : Keren, Ridwan Kamil Beli Tiga Mobil Listrik Buat Jawa Barat )
Dia mengatakan peraturan yang berlaku bukan berarti mereka harus mengkhianati filosofi yang sudah lama tertanam di McLaren . Mereka harus tetap mengedepankan mobil yang fokus pada pengemudi. "Kami mengutamakan mereka telebih dulu, membuat mobil yang fenomenal sesuai klaimnya sehingga kami bisa meraih kredibilitas yang baik," pungkasnya.
"Jujur saja, kami memlakukan hibridisasi hanya untuk menyesuaian peraturan yang akan segera belaku. Yang penting kami berhasil untuk membuat mobil yang menyenangkan dengan atribut terbaik," tegasnya. (Baca juga : Keren, Ridwan Kamil Beli Tiga Mobil Listrik Buat Jawa Barat )
Dia mengatakan peraturan yang berlaku bukan berarti mereka harus mengkhianati filosofi yang sudah lama tertanam di McLaren . Mereka harus tetap mengedepankan mobil yang fokus pada pengemudi. "Kami mengutamakan mereka telebih dulu, membuat mobil yang fenomenal sesuai klaimnya sehingga kami bisa meraih kredibilitas yang baik," pungkasnya.
(wsb)
Lihat Juga :