Sah, 2025 Jaguar Akhirnya Jadi Pabrikan Mobil Listrik
Selasa, 16 Februari 2021 - 16:08 WIB
BBC mengatakan langkah yang diambil oleh Jaguar memang tidak bisa dihindari lagi. Pasalnya kawasan Inggris dan Uni Eropa memang menerapkan standar yang tinggi terkait emisi. Mengandalkan mesin diesel juga bukan langkah yang bagus karena berkaca pada pengalaman sebelumnya penjualan mobil-mobil diesel sangat kecil. Hal inilah yang membuat Jaguar memutuskan untuk all out jadi perusahaan mobil listrik.Baca juga : Royal Enfield, Aura Klasik, Value for Money hingga Dimodifikasi Presiden Jokowi
Hanya saja menurut BBC masalah yang dihadapi oleh Jaguar adalah proses riset dan pengembangan mobil listrik yang harus mereka jalani. Jaguar bukanlah perusahaan mobil listrik berskala besar seperti Volkswagen, General Motors dan BMW yang bisa menggelontorkan uang jutaan dollar untuk pengembangan mobil listrik.
Jaguar sendiri menurut Autoexpress memang akan menempuh jalan yang berbeda sebagai mobil listrik ketimbang ketika mereka masih jadi pabrikan mobil mewah. Mereka berencana akan membuat mobil listrik dengan tubuh yang kompak. Mereka melihat potensi pasar mobil listrik bertubuh kompak jauh lebih besar ketimbang segmen mobil listrik lainnya.
"Ini adalah segmen yang ideal buat kami jajaki. Begitu juga dengan konsumen yang menginginkan model yang kompak dan terjangkau. Pasar ini adalah pasar yang sangat relevan ke depan nanti," ujar Jaguar Director of Engineering, Nick Rogers.
Hanya saja menurut BBC masalah yang dihadapi oleh Jaguar adalah proses riset dan pengembangan mobil listrik yang harus mereka jalani. Jaguar bukanlah perusahaan mobil listrik berskala besar seperti Volkswagen, General Motors dan BMW yang bisa menggelontorkan uang jutaan dollar untuk pengembangan mobil listrik.
Jaguar sendiri menurut Autoexpress memang akan menempuh jalan yang berbeda sebagai mobil listrik ketimbang ketika mereka masih jadi pabrikan mobil mewah. Mereka berencana akan membuat mobil listrik dengan tubuh yang kompak. Mereka melihat potensi pasar mobil listrik bertubuh kompak jauh lebih besar ketimbang segmen mobil listrik lainnya.
"Ini adalah segmen yang ideal buat kami jajaki. Begitu juga dengan konsumen yang menginginkan model yang kompak dan terjangkau. Pasar ini adalah pasar yang sangat relevan ke depan nanti," ujar Jaguar Director of Engineering, Nick Rogers.
(wsb)
Lihat Juga :