Ngaku Telat, Mobil Listrik Buatan Aston Martin Hadir di 2026
Jum'at, 27 Agustus 2021 - 08:00 WIB
Pada 2026, Aston Martin DB11 sudah berumur 10 tahun dan layak untuk diganti dengan mobil listrik. Foto/Netcarshow.
JAKARTA - Perusahaan mobil asal Inggris, Aston Martin mengaku akan terlambat dalam mengadopsi teknologi mobil listrik dibandingkan perusahaan mobil lainnya. Direncanakan Aston Martin akan menghadirkan mobil listrik pertama mereka pada 2026.
Langkah ini memang tergolong terlambat mengingat beberapa pabrikan lainnya yang ada di segmen sama justru sudah membuat mobil listrik.
CEO Aston Martin Tobias Moers kepada Motor Trend mengatakan keterlambatan itu terjadi karena mereka memang benar-benar harus menunggu kesiapan dalam melakukan elektrifikasi. Terlebih lagi rencana mereka terlebih dulu adalah menghadirkan generasi terbaru mobil-mobil sport Aston Martin. Baru setelah itu mereka mulai membuat mobil listrik.
Baca juga : Amerika Serikat Siapkan Taksi-taksi Terbang Siap Tempur, Ini Bocorannya
Bahkan menurut Tobias Moers, Aston Martin memang tidak serta merta meninggalkan mobil konvensional meski sudah membuat mobil listrik . Mereka akan terus mempertahankan selama mungkin mobil-mobil dengan mesin pembakaran internal. "Nantinya masih ada konsumen yang memang menginginkan mobil-mobil sport dengan mesin pembakaran internal," jelas Tobias Moers.
Langkah ini memang tergolong terlambat mengingat beberapa pabrikan lainnya yang ada di segmen sama justru sudah membuat mobil listrik.
CEO Aston Martin Tobias Moers kepada Motor Trend mengatakan keterlambatan itu terjadi karena mereka memang benar-benar harus menunggu kesiapan dalam melakukan elektrifikasi. Terlebih lagi rencana mereka terlebih dulu adalah menghadirkan generasi terbaru mobil-mobil sport Aston Martin. Baru setelah itu mereka mulai membuat mobil listrik.
Baca juga : Amerika Serikat Siapkan Taksi-taksi Terbang Siap Tempur, Ini Bocorannya
Bahkan menurut Tobias Moers, Aston Martin memang tidak serta merta meninggalkan mobil konvensional meski sudah membuat mobil listrik . Mereka akan terus mempertahankan selama mungkin mobil-mobil dengan mesin pembakaran internal. "Nantinya masih ada konsumen yang memang menginginkan mobil-mobil sport dengan mesin pembakaran internal," jelas Tobias Moers.
Lihat Juga :