Gantikan Lithium Ion, Nissan Akan Gunakan Baterai All-Solid-State Mulai 2028
Minggu, 10 April 2022 - 22:05 WIB
Dikatakan baterai all-solid-state dapat mengurangi harga paket baterai menjadi USD75 per kWh pada tahun 2028 dan akhirnya menjadi USD65 per kWh. Baterai akan membantu membuat EV jauh lebih terjangkau dan pada akhirnya menyamai harga mobil mesin.
Nissan mengungkap telah menggelontorkan dana sebesar USD17,6 miliar atau sekitar Rp252 triliun untuk mengembangkan baterai all-solid-state. Perusahaan akan bersaing dengan pabrikan mobil lainnya dalam menghadirkan baterai canggih ini.
BACA JUGA: Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Kecoa Lebih Kuat dari Dinosaurus
Seperti diketahui, baterai all-solid-state juga tengah dikembangkan oleh QuantumScape yang didukung Volkswagen yang berencana untuk mulai menjualnya pada tahun 2024. Selain itu juga ada Ford yang akan menghadirkannya pada akhir dekade ini.
Toyota pun diketahui turut mengembangkan baterai all-solid-state. Rencana pengembangannya telah diumumkan beberapa tahun lalu dan digadang-gadang akan rampung dalam waktu dekat meskipun hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberhasilan.
Nissan mengungkap telah menggelontorkan dana sebesar USD17,6 miliar atau sekitar Rp252 triliun untuk mengembangkan baterai all-solid-state. Perusahaan akan bersaing dengan pabrikan mobil lainnya dalam menghadirkan baterai canggih ini.
BACA JUGA: Ilmuwan Temukan Jawaban Kenapa Kecoa Lebih Kuat dari Dinosaurus
Seperti diketahui, baterai all-solid-state juga tengah dikembangkan oleh QuantumScape yang didukung Volkswagen yang berencana untuk mulai menjualnya pada tahun 2024. Selain itu juga ada Ford yang akan menghadirkannya pada akhir dekade ini.
Toyota pun diketahui turut mengembangkan baterai all-solid-state. Rencana pengembangannya telah diumumkan beberapa tahun lalu dan digadang-gadang akan rampung dalam waktu dekat meskipun hingga saat ini belum ada tanda-tanda keberhasilan.
(ysw)
Lihat Juga :