Membuktikan DNA Balap All New Honda HR-V 1.5 RS Turbo di Sirkuit Mandalika
Senin, 30 Mei 2022 - 13:35 WIB
Aturan lainnya: tidak boleh saling menyalip. Harus selalu di belakang pace car dan mengikuti mobil di depannya.

Di lap pertama SINDOnews lebih penasaran terhadap sirkuit berstandar internasional yang disebut terindah di dunia itu. Begitu melintas garis start kita dihadapkan pada trek lurus paling panjang sebelum masuk ke T1 (tikungan pertama).

T2, T3, T4 jaraknya berdekatan dan sangat menantang. Tikungan ini disebut fast corner. Pembalap MotoGP Marc Marquez dan Enea Bastianini mengalami crash di tikungan ini. Banyak juga pembalap Moto 2 dan Moto 3 kecelakaan di T2.
Di T5-T9, SINDOnews bisa sedikit memainkan gas All New Honda HR-V Turbo RS dan asyik mengikuti racing line karena kelokannya tidak terlalu tajam. Entah karena mobilnya, atau aspalnya, tapi rasanya mengendarai mobil di Sirkuit Mandalika sangat berbeda.
Permukaan sirkuit Mandalika menggunakan campuran canggih Stone Mastic Asphalt (SMA). Diklaim dapat memperkuat struktur lapisan permukaan jalanan dengan prinsip kontak stone-by-stone. Campuran ini baru dirilis di 2014-2015, jadi tidak semua sirkuit internasional menggunakan SMA.
Tentu, pemandangan Sirkuit Mandalika juga juara. Ada bukit-bukit, pantai, pasir, laut, serta birunya langit dan awan. Bahkan SINDOnews kebingungan antara harus membejek gas atau menikmati pemandangan.
Dua tikungan paling patah dari total 17 tikungan di Sirkuit Mandalika adalah T6 dan T16. Tapi, T16 juga memiliki pemandangan paling indah. Karena memiliki aksen lokal berupa corak Subahnale. Yakni aksen tenun Suku Sasak di Pulau Lombok. Tepatnya di area run-off atau aspal luar T15 dan T16. Total 1 lap sirkuit sepanjang 4.31 kilometer yang kami lalui terasa supersingkat. Rasanya ingin lebih lama lagi.

Di lap pertama SINDOnews lebih penasaran terhadap sirkuit berstandar internasional yang disebut terindah di dunia itu. Begitu melintas garis start kita dihadapkan pada trek lurus paling panjang sebelum masuk ke T1 (tikungan pertama).

T2, T3, T4 jaraknya berdekatan dan sangat menantang. Tikungan ini disebut fast corner. Pembalap MotoGP Marc Marquez dan Enea Bastianini mengalami crash di tikungan ini. Banyak juga pembalap Moto 2 dan Moto 3 kecelakaan di T2.
Di T5-T9, SINDOnews bisa sedikit memainkan gas All New Honda HR-V Turbo RS dan asyik mengikuti racing line karena kelokannya tidak terlalu tajam. Entah karena mobilnya, atau aspalnya, tapi rasanya mengendarai mobil di Sirkuit Mandalika sangat berbeda.
Permukaan sirkuit Mandalika menggunakan campuran canggih Stone Mastic Asphalt (SMA). Diklaim dapat memperkuat struktur lapisan permukaan jalanan dengan prinsip kontak stone-by-stone. Campuran ini baru dirilis di 2014-2015, jadi tidak semua sirkuit internasional menggunakan SMA.
Tentu, pemandangan Sirkuit Mandalika juga juara. Ada bukit-bukit, pantai, pasir, laut, serta birunya langit dan awan. Bahkan SINDOnews kebingungan antara harus membejek gas atau menikmati pemandangan.
Dua tikungan paling patah dari total 17 tikungan di Sirkuit Mandalika adalah T6 dan T16. Tapi, T16 juga memiliki pemandangan paling indah. Karena memiliki aksen lokal berupa corak Subahnale. Yakni aksen tenun Suku Sasak di Pulau Lombok. Tepatnya di area run-off atau aspal luar T15 dan T16. Total 1 lap sirkuit sepanjang 4.31 kilometer yang kami lalui terasa supersingkat. Rasanya ingin lebih lama lagi.
Lihat Juga :