Perang Rusia - Ukraina Bikin Industri Otomotif Eropa Sekarat

Minggu, 16 Oktober 2022 - 07:56 WIB
CEO grup merek otomotif yang berpusat di Belanda, Stellantis, Carlos Tavares, mengatakan naiknya harga energi telah menambah kekacauan dalam industri otomotif benua itu setelah pandemi Covid-19. Ia mengaku sedang mempertimbangkan beberapa opsi agar output tidak terpengaruh.

"Stellantis sedang mengevaluasi bagaimana mengurangi penggunaan energinya, atau bahkan bagaimana menghasilkan listriknya sendiri melalui susunan panel surya untuk menekan biaya tanpa mengorbankan output," ujar kepala perusahaan yang menjadi pemegang merek Peugeot dan Dodge.

Hal serupa juga dinyatakan oleh kelompok industri Inggris, Society of Motor Manufacturers and Traders (SMMT). Selain biaya energi, SMMT menyebut kenaikan bahan baku juga mulai dirasakan oleh produsen di Negeri Big Ben itu.

Menurut lembaga itu, kondisi ini akan menjadi ancaman baru saat industri sedang berjalan pulih dari Covid-19. SMMT menyebut produksi kendaraan baru masih hampir 46% di bawah tingkat pra-pandemi.

"Biaya energi tinggi sebagai 'kekhawatiran terbesar tunggal' untuk pembuat mobil Inggris pada akhir September, dengan banyak yang sudah melihat kenaikan biaya produksi untuk bahan baku."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!