Mengintip Penerapan Sistem Electronic Road Pricing (ERP) di Singapura

Rabu, 18 Januari 2023 - 17:46 WIB
Tujuan ERP adalah ini: mereka yang membayar akan menikmati perjalanan lebih lancar dan mencapai tujuan mereka dalam waktu lebih singkat. Data Kementerian Transportasi Singapura menunjukkan bahwa kecepatan kendaraan meningkat ketika tarif ERP dinaikkan, dan menjadi macet tanpa ERP.

ERP di Singapura Sejak 1998

Road pricing atau jalan berbayar di Singapura sudah dilakukan sejak 1975 lewat Area Licensing System. Semua kendaraan yang melewati wilayah Central Business District (CBD) membayar satu tarif (flat). Pada 1998 digantikan sistem ERP yang menggunakan teknologi baru untuk membuat jalanan tetap lancar.

Cara Kerja ERP

Sistem ERP menggunakan monitor electronic dan on-board unit pada kendaraan, serta teknologi Radio Frequency Identification (RFID). Jika melewati daerah ERP pada waktu tertentu, kendaraan pribadi dapat dikenakan biaya.



Setiap kendaraan di Singapura, baik mobil atau motor harus menginstal In-vehicle Unit (IU). Biaya untuk instalasi IU ini SGD 155 atau Rp Rp1,5 juta. Jika Anda tidak memiliki IU dan melewati gerbang ERP, maka ada pinalti USD 70 (Rp 700 ribu) untuk setiap gerbang yang dilewati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!