Jangan Sampai Jadi Korban, Waspada Jam Rawan Begal Ini
Jum'at, 31 Maret 2023 - 12:00 WIB
loading...
A
A
A
"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam memarkirkan kendaraan, ataupun meninggalkan rumah, khususnya yang akan menjalani Ramadan ini, khususnya juga yang akan berpergian atau melewati jalan di tengah malam. Itu adalah jam-jam rawan kejadian itu terjadi. Kami me-mapping terkait tempus (waktu) dari pelaku melakukan kegiatan tersebut. Jadi si pelaku ini lebih kepada waktu-waktu menjelang subuh," kata Yuliansyah seperti dalam video yang diunggah di Instagram resmi Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Baca juga : Adu Cantik Lamborghini Revuelto dengan Ferrari SF90 Stradale
"Ketika ada satu target apakah itu ibu-ibu atau yang suka kalau motor taruh handphone di atas dasbornya, dia akan mengikuti. Sampai dia menemukan tempat yang menurut mereka aman untuk melakukan eksekusi. Rata-rata pelaku yang kita amankan melakukan kegiatan tersebut lebih dari dua orang, jadi ada yang mepet, ada yang eksekusi, nanti mungkin ada juga bagian yang menggambar situasi," ujar Yuliansyah.
Menurutnya, modus yang dilakukan pelaku begal bermacam-macam. Bahkan ada yang tergolong sadis memperlihatkan dan menggunakan senjata api.
"Kami berhasil mengamankan satu pucuk senpi rakitan dengan 5 butir peluru, peluru asli atau peluru senjata api. Ketika pelaku ini melakukan perbuatannya, ada perlawanan dari si korban, pelaku tidak segan-segan yang pertama menunjukkan senjatanya, dan juga apabila si korban tetap melawan tidak menutup kemungkinan akan dipergunakan senjata tersebut," ujarnya.
Baca juga : Adu Cantik Lamborghini Revuelto dengan Ferrari SF90 Stradale
"Ketika ada satu target apakah itu ibu-ibu atau yang suka kalau motor taruh handphone di atas dasbornya, dia akan mengikuti. Sampai dia menemukan tempat yang menurut mereka aman untuk melakukan eksekusi. Rata-rata pelaku yang kita amankan melakukan kegiatan tersebut lebih dari dua orang, jadi ada yang mepet, ada yang eksekusi, nanti mungkin ada juga bagian yang menggambar situasi," ujar Yuliansyah.
Menurutnya, modus yang dilakukan pelaku begal bermacam-macam. Bahkan ada yang tergolong sadis memperlihatkan dan menggunakan senjata api.
"Kami berhasil mengamankan satu pucuk senpi rakitan dengan 5 butir peluru, peluru asli atau peluru senjata api. Ketika pelaku ini melakukan perbuatannya, ada perlawanan dari si korban, pelaku tidak segan-segan yang pertama menunjukkan senjatanya, dan juga apabila si korban tetap melawan tidak menutup kemungkinan akan dipergunakan senjata tersebut," ujarnya.
(wsb)
Lihat Juga :