Gara-gara Bersaing dengan Tesla, Kekayaan Xpeng Melorot hingga 75%

Minggu, 04 Juni 2023 - 08:17 WIB
loading...
Gara-gara Bersaing dengan...
Kekayaan He Xiaopeng dilaporkan turun hingga 75%. FOTO/ DOK SCMP
A A A
BEIJING - CEO dan salah satu pendiri kendaraan listrik asal China, Xpeng, He Xiaopeng, dilaporkan kini memiliki kekayaan bersih sebesar USD1,4 miliar (Rp20,9 triliun), turun 75 persen dibandingkan tahun 2021.

BACA JUGA - Pabrik Tesla di China akan Buat Tesla Termurah di Dunia

Menurut Forbes, meski kekayaannya menurun, He Xiaopeng masih menjadi orang terkaya ke-2.048 di dunia.

Forbes, bagaimanapun, tidak secara spesifik menyebutkan bagaimana menghitung kekayaan He Xiapeng, tetapi dia memiliki 20,5 persen saham kelas A Xpeng per 31 Desember 2022.

Seperti dilansir dari Forbes, Minggu (4/6/2023), saham Xpeng mengalami pergolakan besar tahun ini setelah perusahaan merilis laba kuartal pertama yang mengecewakan pada Rabu lalu.

Sebagai catatan, pendapatan perusahaan turun 50 persen dibandingkan tahun lalu menjadi USD569 juta.

Kerugian bersih kuartal pertama perusahaan juga meningkat menjadi USD330.863 dari USD240.370 setahun lalu.

Di antara faktor utama kerugian Xpeng adalah karena perang harga antara pabrikan EV asal China dan Tesla.

Hal tersebut membuat Xpeng juga memangkas harga, namun diskon yang diberikan gagal menarik perhatian pembeli asal China.

Saham Xpeng di New York Stock Exchange ditutup 2,4 persen lebih tinggi pada USD8,20 pada Jumat sementara di Hong Kong Stock Exchange, saham Xpeng naik 0,2 persen pada Selasa.

Dalam perkembangan terkait, Xpeng masih memiliki rencana besar ke depan termasuk mewujudkan strateginya untuk mengekspor setengah dari kendaraannya ke luar negeri.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Rekomendasi
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Berita Terkini
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Apple Gandeng Intel...
Apple Gandeng Intel Bikin Chip di AS: Apa Dampaknya buat Konsumen?
Test Drive Leapmotor...
Test Drive Leapmotor B10 JakartaBandung: Pintar, Nyaman, tapi Ada Catatannya
Kawasaki Bikin Skutik?...
Kawasaki Bikin Skutik? Tiga Kejutan dari Booth PRJ 2026
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved