Ternyata Partikel Kecil Plastik Bisa Pengaruhi Pemanasan Global
Sabtu, 25 Juli 2020 - 09:12 WIB
loading...
A
A
A
Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa mikroplastik ditemukan di bagian gandum dan selada yang dapat dimakan. Artinya, ini sangat berbahaya bagi manusia yang biasa mengonsumsi makanan tanpa dibersihkan dan dimasak terlebih dahulu, khususnya buah-buahan. (Lihat videonya: Usai Memesan Minuman, Seorang Pengunjung Warkop Tiba-tiba Meninggal)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan adanya kebutuhan mendesak untuk mencari tahu lebih lanjut tentang dampak mikroplastik pada kesehatan manusia. Pencarian bukti menunjukkan bahwa partikel plastik dari ban dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh akan dilakukan sesegera mungkin.
Meski begitu, perusahaan ban telah menolak hasil penelitian yang dilakukan para peneliti. Mereka mengklaim bahwa keausan ban tidak berkontribusi terhadap pencemaran mikroplastik dan tidak membahayakan kesehatan manusia.
Industri ban telah menerbitkan sekitar sepuluh hasil penelitian selama satu dekade terakhir yang menunjukkan bahwa tidak ada risiko signifikan bagi manusia dan lingkungan. Ini menjadi dasar mereka untuk menolak bahwa keausan ban berdampak buruk terhadap lingkungan. (Fandy)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengungkapkan adanya kebutuhan mendesak untuk mencari tahu lebih lanjut tentang dampak mikroplastik pada kesehatan manusia. Pencarian bukti menunjukkan bahwa partikel plastik dari ban dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh akan dilakukan sesegera mungkin.
Meski begitu, perusahaan ban telah menolak hasil penelitian yang dilakukan para peneliti. Mereka mengklaim bahwa keausan ban tidak berkontribusi terhadap pencemaran mikroplastik dan tidak membahayakan kesehatan manusia.
Industri ban telah menerbitkan sekitar sepuluh hasil penelitian selama satu dekade terakhir yang menunjukkan bahwa tidak ada risiko signifikan bagi manusia dan lingkungan. Ini menjadi dasar mereka untuk menolak bahwa keausan ban berdampak buruk terhadap lingkungan. (Fandy)
(ysw)
Lihat Juga :