Tabrak Pejalan Kaki, Izin Robotaksi di San Fransisco Dicabut Sementara

Jum'at, 27 Oktober 2023 - 06:51 WIB
loading...
Tabrak Pejalan Kaki,...
Izin Robotaksi di Kota San Fransisco, California, Amerika dicabut sementara. (Foto: Wired)
A A A
JAKARTA - Operasional Robotaksi di Kota San Fransisco, California, AS, terancam dicabut secara permanen setelah mobil otonom tersebut menabrak pejalan kaki dan menyeretnya sejauh beberapa meter. Untuk sementara, otoritas California menghentikan operasional Robotaksi dan menangguhkan izinnya.

Penangguhan izin ini terjadi hanya dua bulan setelah kendaraan tanpa pengemudi yang dioperasikan anak perusahaan General Motors, Cruise ini, mengangkut penumpang.

Dilansir dari Wired, Jumat (27/10/2023), kecelakaan yang menimpa seorang pejalan kaki perempuan tersebut terjadi pada 2 Oktober 2023. Saat itu kendaraan konvensional korban dan melemparkannya ke jalur kendaraan Cruise. Kendaraan otonom Cruise kemudian menabraknya, berhenti, dan kemudian mencoba menepi, menariknya sekitar 20 kaki.

Baca Juga: Cruise Origin, Robotaksi Terbaru di Jepang

Berangkat dari kecelakaan ini, otoritas California menyatakan bahwa Robotaksi tidak aman untuk operasi publik dan Cruise dianggap memberikan informasi keamanan yang tidak benar tentang teknologi kendaraan otonomnya.

Dalam pengajuan mengenai penangguhan izin ini, lembaga tersebut menyatakan Cruise awalnya hanya memberikan rekaman yang menunjukkan tabrakan antara kendaraannya dan wanita tersebut. Namun Cruise tidak mengungkapkan informasi tentang manuver menepi kendaraannya yang menarik korban setelah tabrakan awal dan rekaman penuh kecelakaan baru didapat sembilan hari setelah kejadian.

Juru bicara Cruise, Navideh Forghani, mengatakan terus berkomunikasi intens dengan pihak regulator namun membantah kronologi di atas. Dia mengklaim telah memberikan video seluruh insiden, termasuk manuver menepi Robotaksi, pada hari setelah kecelakaan. Otoritas California mengatakan bahwa Cruise harus mengajukan banding atas keputusan ini untuk mendapatkan kembali izin operasional.

Baca Juga: Astaga, Taksi Otonom Disalahgunakan untuk Mesum

Juru Bicara Komisi Utilitas Publik California, Terrie Prosper mengatakan penangguhan izin berlaku selama proses penyelidikan. Penangguhan izin ini merupakan pukulan serius bagi industri kendaraan otonom di tengah rencana memperluas izin operasional ke kota-kota lain di seluruh Amerika.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Akhirnya Eropa Izinkan...
Akhirnya Eropa Izinkan Fitur FSD Tesla Digunakan
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Humble Hauler Memperkenalkan...
Humble Hauler Memperkenalkan Trailer Listrik Otonom Tanpa Kabin
90% Pemilik Mobil GM...
90% Pemilik Mobil GM Merasa Tidak Nyaman karena AI
China Pamer Senjata...
China Pamer Senjata Laser Portabel yang Dipasang di Mobil Pickup
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Rekomendasi
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Berita Terkini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Pangkas BBM, PLN Borong...
Pangkas BBM, PLN Borong 500 Motor Listrik Polytron Fox 350 Buat Operasional Jawa Timur
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved