Terhindar dari Polusi dalam Mobil Hanyalah Mitos

Sabtu, 02 Desember 2023 - 16:00 WIB
loading...
Terhindar dari Polusi...
Sebagian besar orang berpikir akan terlindungi dari polusi udara jalanan saat berada di dalam mobil. (Foto: Newsweek)
A A A
JAKARTA - Sebagian besar orang berpikir akan terlindungi dari polusi udara jalanan saat berada di dalam mobil. Sayangnya, hal tersebut hanyalah mitos.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) melansir, paparan jangka pendek maupun jangka panjang terhadap polusi udara dikaitkan dengan berbagai penyakit, termasuk stroke, penyakit paru obstruktif kronis, kanker paru-paru, diabetes, obesitas bahkan Alzheimer. Penelitian juga menunjukkan bahwa paparan kronis terhadap polusi udara dapat memengaruhi hampir setiap organ dalam tubuh.

Para ilmuwan dari Universitas Washington telah menunjukkan bahwa menghirup udara yang tidak difilter dari dalam mobil dapat menyebabkan lonjakan tekanan darah signifikan, yang bertahan selama lebih dari 24 jam.

"Besarnya efek, sekitar 4,5 mmHg pada tekanan darah diastolik selama perjalanan pagi selama dua jam dan masih hampir 4 mmHg lebih tinggi keesokan paginya, cukup mengejutkan," kata Joel Kaufman, profesor di Departemen Ilmu Kesehatan Lingkungan dan Kerja, Ilmu Kedokteran, dan Epidemiologi di Universitas Washington, kepada Newsweek, Sabtu (2/2/2023).

Baca Juga: Polusi Udara Ancaman Serius bagi Masyarakat Indonesia

Kondisi ini dipandang sebesar efek dari hal-hal seperti garam dalam diet yang sudah dikenal dapat meningkatkan tekanan darah. Tekanan darah yang tinggi adalah faktor risiko penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Dalam studi yang diterbitkan di jurnal Annals of Internal Medicine, Kaufman dan timnya menguji 16 individu, berusia antara 22 dan 45 tahun. Mereka melalui lalu lintas di Seattle selama tiga hari antara 2014 dan 2016 untuk menentukan efek paparan polutan di jalan dan tekanan darah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yamaha Gandeng 4 SYKT...
Yamaha Gandeng 4 SYKT Kembangkan Teknologi Penangkap Karbon
Ford Desak Inggris Mengikuti...
Ford Desak Inggris Mengikuti Eropa Melonggarkan Aturan Emisi Kendaraan
Jegal Mobil Listrik...
Jegal Mobil Listrik China, Eropa Longgarkan Aturan Emisi Kendaraan
Belanda Tuduh Perangkat...
Belanda Tuduh Perangkat Lunak BMW Dipasang untuk Menipu Konsumen
Riset Eropa Sebut Emisi...
Riset Eropa Sebut Emisi Mobil Hybrid Melebihi Kendaraan Bensin dan Diesel
Tak Lolos Uji Emisi,...
Tak Lolos Uji Emisi, 12 Kendaraan Dijatuhkan Denda hingga Rp8 Juta
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
3 Opsi Sumber Pendapatan...
3 Opsi Sumber Pendapatan Daerah Potensial Selain Pajak Kendaraan Listrik
Forum Bisnis New York,...
Forum Bisnis New York, RI Dorong Investasi Karbon Hutan Berintegritas Tinggi
Rekomendasi
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Kini Merawat Kulit Jadi...
Kini Merawat Kulit Jadi Lebih Personal, Teknologi EXO3 Siap Manjakan Kulitmu dari Rumah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Berita Terkini
Penggunaan AI Melesat...
Penggunaan AI Melesat Sebabkan Harga Mobil Naik Signifikan
Hobi Gila Aquaman Jason...
Hobi Gila Aquaman Jason Momoa: Bikin Mobil Klasik Jadi Listrik hingga Koleksi Harley Jadul
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
BYD Umumkan Akan Jualan...
BYD Umumkan Akan Jualan Robot Humanoid lewat Dealer Mobil
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved