Menjajal Mobil Listrik Neta V untuk Aktivitas Keseharian
Jum'at, 08 Desember 2023 - 06:22 WIB
loading...
A
A
A
Keesokan harinya, SINDOnews ajak masuk Neta V ke jalan tol untuk mengetahui kecepatan maksimalnya. Ketika mendapatkan jalan lapang, pedal gas langsung diinjak dalam-dalam. Hasilnya, kecepatan maksimal 111 km per jam.
Masak cuma segitu? Iya itu setingan mode normal. Namun ketika diubah ke mode athletic atau sport, kecepatannya mampu menembus 125 km per jam. Lumayanlah untuk jalan ke luar kota.
Bagaimana baterainya? Nah itu, ternyata ketika melaju kencang berbeda dengan ketika berjalan lambat. Daya baterai yang tersedot lebih boros. Jadi ketika bepergian ke luar kota lebih baik pastikan daya baterainya dipenuhi terlebih dahulu agar perjalanan menjadi nyaman.
Untuk akselerasinya memang tidak galak. Namun tenaganya langsung terisi seiring injakan pedal gas. Tidak ada delay. Rasanya seperti mobil-mobil berbahan bakar minyak.
Dari hasil pengetesan dengan beragam jenis jalan, Neta V cukup nyaman. Suspensinya terasa empuk berkat Mcpherson Strut yang dibenamkan di bagian depan dan Trailing Arm di bagian belakang. Remnya juga enak tidak kasar. Satu yang menjadi catatan adalah gelaja body-roll cukup terasa ketika diajak untuk bermanuver.
Mobil listrik Neta V juga telah dilengkapi dengan fitur keselamatan, sehingga merasa aman saat berkendara. Antara lain Auto Vehicle Hold (AVH), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Hill-start Assist Control (HAC), Hill Descent Control System (HDC), Speed Sensing Auto Door Lock, dan dual front Airbags.
Kemudian adapula Electronic Parking Brake (EPB), Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), hingga Tire Pressure Monitoring System (TPMS). Selanjutnya ada Seatbelt Reminder, 3-Point Rear Seatbelt, serta Front Seatbelt with Pretensioner and Load Limiter.
Setelah menghabiskan banyak daya baterai, kini waktunya untuk mengecas Neta V. SINDOnews mencoba dua SPKLU di Kantor PLN Bojonggede dekat rumah dan di Kota Bogor.
Di SPKLU Bojonggede hanya menyediakan pengecasan AC. Untuk mengakses charge ini diperlukan aplikasi yang bisa diunduh di ponsel. Setelah terkoneksi, kita bisa memilih berapa Kwh yang mau diisikan. Harga per Kwh-nya sekitar Rp2.400-an. Waktu itu, memilih beli 20 Kwh. Butuh waktu sekitar 3 jam untuk mengisi Kwh sebanyak itu.
Pengecasan kedua di SPKLU Kota Bogor. Di stasiun pengisian listrik ini, menyediakan pengecasan DC atau fast charging. Beruntung, untuk pengecasan cepat ini malah gratis. Cukup setengah jam untuk mengisi daya dari 30% hingga 80%.
![Menjajal Mobil Listrik Neta V untuk Aktivitas Keseharian]()
Salah satu yang menarik dari Neta V ini adalah garansi baterai hingga seumur hidup dengan syarat dan ketentuan berlaku. Dalam keterangan resminya, Managing Director PT Neta Auto Indonesia mengatakan, jaminan berupa Lifetime Warranty Unlimited Kilometers and Periods merupakan bagian dari apresiasi kepada konsumen dan calon konsumen Neta.
"Khusus untuk 2.024 konsumen pertama, kami akan menjamin garansi seumur hidup untuk beberapa komponen utama yang ada pada unit Neta V khususnya pada baterai. Melalui garansi ini, kami ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memiliki mobil listrik yang ramah lingkungan tanpa rasa cemas terkait isu umur baterai bagi calon konsumen," kata Jason.
Masak cuma segitu? Iya itu setingan mode normal. Namun ketika diubah ke mode athletic atau sport, kecepatannya mampu menembus 125 km per jam. Lumayanlah untuk jalan ke luar kota.
Bagaimana baterainya? Nah itu, ternyata ketika melaju kencang berbeda dengan ketika berjalan lambat. Daya baterai yang tersedot lebih boros. Jadi ketika bepergian ke luar kota lebih baik pastikan daya baterainya dipenuhi terlebih dahulu agar perjalanan menjadi nyaman.
Untuk akselerasinya memang tidak galak. Namun tenaganya langsung terisi seiring injakan pedal gas. Tidak ada delay. Rasanya seperti mobil-mobil berbahan bakar minyak.
Dari hasil pengetesan dengan beragam jenis jalan, Neta V cukup nyaman. Suspensinya terasa empuk berkat Mcpherson Strut yang dibenamkan di bagian depan dan Trailing Arm di bagian belakang. Remnya juga enak tidak kasar. Satu yang menjadi catatan adalah gelaja body-roll cukup terasa ketika diajak untuk bermanuver.
Mobil listrik Neta V juga telah dilengkapi dengan fitur keselamatan, sehingga merasa aman saat berkendara. Antara lain Auto Vehicle Hold (AVH), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), Hill-start Assist Control (HAC), Hill Descent Control System (HDC), Speed Sensing Auto Door Lock, dan dual front Airbags.
Kemudian adapula Electronic Parking Brake (EPB), Anti-lock Braking System (ABS), Electronic Brakeforce Distribution (EBD), hingga Tire Pressure Monitoring System (TPMS). Selanjutnya ada Seatbelt Reminder, 3-Point Rear Seatbelt, serta Front Seatbelt with Pretensioner and Load Limiter.
Setelah menghabiskan banyak daya baterai, kini waktunya untuk mengecas Neta V. SINDOnews mencoba dua SPKLU di Kantor PLN Bojonggede dekat rumah dan di Kota Bogor.
Di SPKLU Bojonggede hanya menyediakan pengecasan AC. Untuk mengakses charge ini diperlukan aplikasi yang bisa diunduh di ponsel. Setelah terkoneksi, kita bisa memilih berapa Kwh yang mau diisikan. Harga per Kwh-nya sekitar Rp2.400-an. Waktu itu, memilih beli 20 Kwh. Butuh waktu sekitar 3 jam untuk mengisi Kwh sebanyak itu.
Pengecasan kedua di SPKLU Kota Bogor. Di stasiun pengisian listrik ini, menyediakan pengecasan DC atau fast charging. Beruntung, untuk pengecasan cepat ini malah gratis. Cukup setengah jam untuk mengisi daya dari 30% hingga 80%.

Salah satu yang menarik dari Neta V ini adalah garansi baterai hingga seumur hidup dengan syarat dan ketentuan berlaku. Dalam keterangan resminya, Managing Director PT Neta Auto Indonesia mengatakan, jaminan berupa Lifetime Warranty Unlimited Kilometers and Periods merupakan bagian dari apresiasi kepada konsumen dan calon konsumen Neta.
"Khusus untuk 2.024 konsumen pertama, kami akan menjamin garansi seumur hidup untuk beberapa komponen utama yang ada pada unit Neta V khususnya pada baterai. Melalui garansi ini, kami ingin meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memiliki mobil listrik yang ramah lingkungan tanpa rasa cemas terkait isu umur baterai bagi calon konsumen," kata Jason.
(wbs)
Lihat Juga :