Waspada 3 Titik Kepadatan saat Libur Natal dan Tahun Baru, Ini Pesan Menhub
Kamis, 14 Desember 2023 - 08:23 WIB
loading...
Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi ada tiga titik kepadatan lalu lintas pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memprediksi ada tiga titik kepadatan lalu lintas pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Untuk itu, dia berpesan pada masyarakat hendak berlibur agar melakukan persiapan dengan matang agar kondisi lalu lintas tetap kondusif.
“Kami mengidentifikasi tiga tempat yang akan terjadi suatu penumpukan luar biasa, yaitu Cipali, Merak, dan Ketapang. Oleh karena itu, saya mengusulkan tiga tempat itu dilakukan suatu peningkatan fasilitas,” kata Menhub Budi Karya di kantor Kemenhub, Senin (11/12/2023).
Lebih lanjut, Budi menjelaskan penumpukan kendaraan tersebut terjadi lantaran lebih dari 100 juta orang yang melakukan liburan atau pulang ke kampung halaman. Hal ini berdasarkan riset yang dilakukan pihak-pihak terkait.
Baca juga; Libur Nataru 2022, Ratusan Kendaraan di Pelabuhan Merak Mengular
“Kami sudah adakan rapat dengan Menteri PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), kami sudah mempersiapkan dengan baik. Bahkan sudah melakukan riset, ada 170 juta (orang) yang akan pulang (kampung),” ujarnya.
“Kami mengidentifikasi tiga tempat yang akan terjadi suatu penumpukan luar biasa, yaitu Cipali, Merak, dan Ketapang. Oleh karena itu, saya mengusulkan tiga tempat itu dilakukan suatu peningkatan fasilitas,” kata Menhub Budi Karya di kantor Kemenhub, Senin (11/12/2023).
Lebih lanjut, Budi menjelaskan penumpukan kendaraan tersebut terjadi lantaran lebih dari 100 juta orang yang melakukan liburan atau pulang ke kampung halaman. Hal ini berdasarkan riset yang dilakukan pihak-pihak terkait.
Baca juga; Libur Nataru 2022, Ratusan Kendaraan di Pelabuhan Merak Mengular
“Kami sudah adakan rapat dengan Menteri PMK (Pembangunan Manusia dan Kebudayaan), kami sudah mempersiapkan dengan baik. Bahkan sudah melakukan riset, ada 170 juta (orang) yang akan pulang (kampung),” ujarnya.
Lihat Juga :