Serunya Nyetir Mobil Listrik NETA V, Segini Biaya Jakarta ke Semarang
Minggu, 17 Desember 2023 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
Di kilometer berikutnya menuju KM 228A, giliran mas Erick yang mengemudi si Pinky. Dalam perjalanan sekitar 98 km, kecepatan mobil dipacu rata-rata 80 km per jam. Si Pinky memasuki rest area KM 228A menjelang ashar.
Konsumsi baterai dari rest area KM130 A ke rest area KM228A masih tersisa 64% dari 92% saat charge pertama. Charge kedua menambah daya 12 kwh hingga menjadi 89%. Biaya yang dibutuhkan untuk 12 kwh sebesar Rp31.224.
Setelah badan kami segar dan mobil ditambah daya, giliran saya menjajal di balik kemudi si Pinky NETA V yang imut. Awalnya kagok juga dengan instrumen NETA V. Setelah diberi arahan dari rekan setim, saya melajukan si Pinky dari rest area KM228 A menuju check point ketiga di rest area KM379 A.
Baca Juga: Mobil Listrik Impor Dapat Insentif, Melanggar Syarat Bisa Kena Sanksi
Nah, setelah melaju sejauh 151 km, menjelang maghrib, tim G masuk rest area KM 379A dengan kondisi baterai tersisa 48% dari daya sebelumnya 89%. Artinya, saya mengemudikan si Pinky dengan rata-rata kecepatan 70 km per jam, memakan daya 41%.
Karena sudah mendekati Semarang, diputuskan hanya menambah 10 kwh menjadi daya baterai 70%. Daya 10 kwh jika dikonversikan ke rupiah senilai Rp28.280. Nah, dari tiga kali pengisian daya baterai, jika ditotal, tim G menghabiskan biaya Rp88.445.
Konsumsi baterai dari rest area KM130 A ke rest area KM228A masih tersisa 64% dari 92% saat charge pertama. Charge kedua menambah daya 12 kwh hingga menjadi 89%. Biaya yang dibutuhkan untuk 12 kwh sebesar Rp31.224.
Setelah badan kami segar dan mobil ditambah daya, giliran saya menjajal di balik kemudi si Pinky NETA V yang imut. Awalnya kagok juga dengan instrumen NETA V. Setelah diberi arahan dari rekan setim, saya melajukan si Pinky dari rest area KM228 A menuju check point ketiga di rest area KM379 A.
Baca Juga: Mobil Listrik Impor Dapat Insentif, Melanggar Syarat Bisa Kena Sanksi
Nah, setelah melaju sejauh 151 km, menjelang maghrib, tim G masuk rest area KM 379A dengan kondisi baterai tersisa 48% dari daya sebelumnya 89%. Artinya, saya mengemudikan si Pinky dengan rata-rata kecepatan 70 km per jam, memakan daya 41%.
Karena sudah mendekati Semarang, diputuskan hanya menambah 10 kwh menjadi daya baterai 70%. Daya 10 kwh jika dikonversikan ke rupiah senilai Rp28.280. Nah, dari tiga kali pengisian daya baterai, jika ditotal, tim G menghabiskan biaya Rp88.445.
Lihat Juga :