2 Pabrik TMMIN Diganjar Penghargaan Ramah Lingkungan dari LKHK

Jum'at, 22 Desember 2023 - 14:44 WIB
loading...
2 Pabrik TMMIN Diganjar...
Penghargaan Proper dari LKHK menjadi motivasi bagi pabrikan otomotif untuk selalu mengejar standar ramah lingkungan. Foto: TMMIN
A A A
JAKARTA - Jelang akhir tahun, pabrik milik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mendapat dua penghargaan penting. Tepatnya, penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LKHK). Itu, untuk pabrik TMMIN yang berlokasi di Sunter, Jakarta Utara dan Karawang, Jawa Barat.

Tahun ini pabrik TMMIN Sunter 2 berhasil mendapat penghargaan anugerah Proper Emas untuk pertama kali. Sedangkan pabrik TMMIN Karawang 1 dan Karawang 2 mendapat Proper Hijau periode 2022-2023.

Penghargaan Proper dianggap penting bagi perusahaan otomotif seperti Toyota. Sebab, fokus pabrikan otomotif saat ini tidak hanya menghasilkan kendaraan beremisi rendah. “Namun juga menyusun rantai pasokan berkelanjutan, membangun fasilitas produksi dengan jejak karbon rendah, mengurangi konsumsi air, menerapkan sistem daur ulang limbah, dan membangun keseimbangan harmonis antara komunitas dan lingkungan alam,” ungkap Presiden Direktur PT TMMIN Nandi Julyanto.

Karena itu, Nandi menyebut, penghargaan Proper Emas bisa memberi dorongan bagi Toyota untuk terus menciptakan inovasi dalam pengelolaan lingkungan, pengembangan teknologi, proses produksi, serta praktik-praktik baru yang lebih ramah lingkungan.

Proper Emas sendiri merupakan penghargaan untuk perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan hidup lebih dari yang dipersyaratkan.
Sementara Proper Hijau diberikan kepada perusahaan yang telah melakukan pengelolaan lingkungan hidup lebih dari yang dipersyaratkan.

Nandi juga menyebut bahwa Proper lebih dari sekadar instrumen evaluasi. Tapi, jadi panduan dalam peningkatan kinerja lingkungan yang lebih tepat sasaran.

2 Pabrik TMMIN Diganjar Penghargaan Ramah Lingkungan dari LKHK

Penghargaan Proper merupakan inisiatif pemerintah yang sudah berlangsung selama beberapa dekade, menilai dan mengkategorikan kinerja perusahaan dalam menjaga lingkungan. Tujuan utamanya adalah memperkuat peran perusahaan dalam melestarikan lingkungan.

Juga, mendorong kepatuhan terhadap regulasi lingkungan, sambil memberikan nilai tambah pada pelestarian sumber daya alam, konservasi energi, dan pengembangan masyarakat.

Evaluasi kinerja lingkungan mencakup kontrol pencemaran air dan udara, manajemen limbah berbahaya B3, serta upaya pemberdayaan masyarakat, menjadi indikator penting dalam program ini.



Nandi menyebut, program tersebut juga mendorong pengembangan teknologi, proses produksi, dan praktik baru yang lebih ramah lingkungan mendukung target Net Zero Emision pada 2035 di area pabrik.

“Ini sesuai target pemerintah mencapai target karbon netralitas di 2060 yang dapat dicapai melalui pendekatan Triple Helix (Pemerintah – Bisnis – Akademisi),” ujar Bob Azam, Wakil Presiden DirekturPTTMMIN.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
Hyundai Bangun Pabrik...
Hyundai Bangun Pabrik Baja Rp320 Triliun di Amerika Agar Tetap Cuan Jualan Mobil
Toyota Siap Hadirkan...
Toyota Siap Hadirkan Pabrik Daur Ulang Kendaraan di Inggris
Mobil Jepang Dominan:...
Mobil Jepang Dominan: Ini Dia Daftar Mobil Paling Andal 2025 Versi J.D. Power!
Sangat Janggal, Toyota...
Sangat Janggal, Toyota Tiba-tiba Bikin Mobil Listrik di China
Toyota Jual Mobil Listrik...
Toyota Jual Mobil Listrik Murah di China, Bakal Masuk Indonesia?
Ekspor Mobil Toyota...
Ekspor Mobil Toyota Tembus 276 Ribu Unit, Innova Zenix dan Yaris Cross Melonjak 111 Persen!
Pergantian Tongkat Komando...
Pergantian Tongkat Komando di Toyota Indonesia: Jap Ernando Demily, Sang Nahkoda Baru dengan Misi Penjualan Menggila!
Toyota Hadirkan Crown...
Toyota Hadirkan Crown dengan 4 Model Sekaligus
Rekomendasi
Tren AI Ala Ghibli Dikecam...
Tren AI Ala Ghibli Dikecam Sutradara One Piece: Ini Penghinaan Terhadap Seni Animasi!
Pemain Timnas Indonesia...
Pemain Timnas Indonesia U-17 Diminta Tidak Terintimidasi Reputasi Korea Selatan
Dita Karang, Jinny,...
Dita Karang, Jinny, dan Minji Keluar dari Secret Number, Kontrak Berakhir
3 Anak Ray Sahetapy...
3 Anak Ray Sahetapy Turun ke Liang Lahat Makamkan sang Ayah
Sinopsis Sinetron Preman...
Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9 Eps 35: Saatnya Perang Dimulai Kembali
Titus The Detective...
Titus The Detective Eps Poisoned Chocolate, Minggu 6 April 2025 Jam 07.30 WIB di RCTI
Berita Terkini
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
41 menit yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
2 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
2 jam yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
3 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
6 jam yang lalu
Kanada Protes Soal Tarif...
Kanada Protes Soal Tarif Impor Otomotif AS, Ini Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved