Skandal Uji Keamanan, Daihatsu Recall 322.700 Mobil
Kamis, 25 Januari 2024 - 07:12 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Nippon menyebutkan kedua mobil yang ditarik adalah Daihatsu Cast dan Toyota Pixis Joy yang diproduksi pada Agustus 2015 hingga Juni 2023. "Hingga saat ini belum ada kasus yang terjadi melibatkan Daihatsu Cast dan Toyota Pixis Joy," tulis Nippon.
Pada 20 Desember 2023 lalu, Daihatsu mengumumkan secara resmi hasil investigasi dari skandal manipulasi uji tabrak dari beberapa mobil buatannya. Pengumuman hasil investigasi tersebut dilakukan Daihatsu bersama Toyota yang merupakan pemegang saham mayoritas Daihatsu.
Baca Juga: Terseret Skandal Kebohongan Daihatsu, Toyota Hentikan Penjualan Vios
Hasil investigasi menyebutkan terdapat 174 penyimpangan yang dilakukan Daihatsu saat memproduksi mobil. Penyimpangan itu justru berdampak pada 64 model mobil buatan Daihatsu dan juga tiga mesin yang telah diproduksi. Mobil terdampak tidak hanya di Jepang saja tapi juga yang produksi di luar negeri .
Alhasil kondisi tersebut membuat Daihatsu memutuskan menghentikan pengiriman mobil-mobil yang terdampak.
"Dari hasil ini kami akan mengumumkan seluruh mobil yang sedang diproduksi di Jepang dan negara luar untuk sementara dihentikan untuk dikirim. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini terhadap pelanggan dan stake holder," ujar Soichiro Okudaira, President Daihatsu Motor Co.
Pada 20 Desember 2023 lalu, Daihatsu mengumumkan secara resmi hasil investigasi dari skandal manipulasi uji tabrak dari beberapa mobil buatannya. Pengumuman hasil investigasi tersebut dilakukan Daihatsu bersama Toyota yang merupakan pemegang saham mayoritas Daihatsu.
Baca Juga: Terseret Skandal Kebohongan Daihatsu, Toyota Hentikan Penjualan Vios
Hasil investigasi menyebutkan terdapat 174 penyimpangan yang dilakukan Daihatsu saat memproduksi mobil. Penyimpangan itu justru berdampak pada 64 model mobil buatan Daihatsu dan juga tiga mesin yang telah diproduksi. Mobil terdampak tidak hanya di Jepang saja tapi juga yang produksi di luar negeri .
Alhasil kondisi tersebut membuat Daihatsu memutuskan menghentikan pengiriman mobil-mobil yang terdampak.
"Dari hasil ini kami akan mengumumkan seluruh mobil yang sedang diproduksi di Jepang dan negara luar untuk sementara dihentikan untuk dikirim. Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan ini terhadap pelanggan dan stake holder," ujar Soichiro Okudaira, President Daihatsu Motor Co.
(msf)
Lihat Juga :