7 Fakta Kasus Rian Mahendra PO MTI, Berujung Laporan ke Polisi

Kamis, 28 Maret 2024 - 18:00 WIB
loading...
7 Fakta Kasus Rian Mahendra...
Setelah keluar dari PO Haryanto, Rian Mahendra mendirikan perusahaan otobus sendiri. (Foto: @rianmahendra83)
A A A
JAKARTA - Rian Mahendra kembali menjadi buah bibir. Setelah resmi ke luar dari PO Haryanto milik ayahnya pada akhir 2022 lalu, dia mendirikan perusahaan otobus sendiri, Mahendra Transport Indonesia (MTI).

Peluncuran PO MTI pada Kamis (8/6/2023) sempat menarik perhatian publik lantaran sosok Rian Mahendra yang selama ini dikenal sebagai putra mahkota PO Haryanto yang sudah melegenda. Disebutkan, armada PO MTI mulai beroperasi pada 24 Juni 2023 dengan empat unit bus, sementara dua bus lainnya masih di karoseri untuk proses pengecatan. Trayek awal yang digarap adalah Jakarta-Pekalongan PP.

Dikutip dari akun Instagram @rianmahendra83, dijelaskan PO MTI akan mengoperasikan empat armada yang terdiri dari MTI 001 hingga MTI 004. Keempat armada tersebut dibagi menjadi Jalur 1 (MTI 001 dan MTI 002) dan Jalur 2 (MTI 003 dan MTI 004).

Untuk jalur 1 dengan lintasan Cipulir-Tanah Abang-Cawang, rute yang akan dilewati mulai dari Tangerang, Bojong, Kajen, Karanganyar, Wonopringo dan Kedungwuni Pekalongan. Adapun jalur 2 memiliki rute yang sama dengan jalur 1 dengan lintasan Cikokol-Poris-Kebun Besar-Kalideres-Ring Road-Jembatan Gantung-Pesakih-Grogol.

Namun, belakangan bisnis Rian Mahendra dengan PO MTI tak berjalan mulus. Dia dilaporkan PO Sembodo ke Polda Metro Jaya.


Berikut deretan fakta kasus Rian Mahendra PO MTI dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (28/3/2024).

1. Bermula dari kerja sama bisnis


Fakta pertama kasus Rian Mahendra PO MTI dan PO Sembodo adalah bermula dari kerja sama bisnis. PO Sembodo menuding Rian Mahendra tidak menunaikan kewajiban seperti yang telah disepakati bersama.

Kisnanto H. Pribowo selaku General Manager PO Sembodo mengatakan, tawaran kerja sama diajukan oleh Rian Mahendra pada 26 Mei 2023. Dalam pembahasan tersebut disampaikan bahwa Rian Mahendra mempunyai PO Bus bernama MTI.

PT MTI saat itu hanya menyerahkan Proposal dan Bussines Plan berikut legalitas MTI. Adapun dalam menjalankan bussines plan tersebut RM membutuhkan dukungan pengadaan unit dan juga modal kerja.

PO Sembodo lantas sepakat memberikan enam unit bus kepada MTI dengan tahap awal empat armada terlebih dahulu. Sementara dua unit lainnya menyusul dengan melihat perkembangan PO MTI. Bowo mengungkapkan Rian Mahendra menjanjikan setoran ke PO Sembodo Rp50 juta-Rp60 juta per bulan untuk satu bus.

2. Uang yang digelapkan Rp2,2 miliar


PO Sembodo menghitung nilai kerugian dalam kerja sama ini mencapai Rp2,2 miliar. PO Sembodo menilai Rian Mahendra telah melakukan penipuan dengan melanggar kesepakatan perusahaan. Rian dianggap menggelapkan uang yang semestinya diserahkan ke PO Sembodo.


3. Somasi tak dihiraukan


Sebelum membuat pelaporan, pihak PO Sembodo melayangkan somasi ke Rian Mahendra. Namun, tidak ada balasan dari pihak Rian Mahendra maupun MTI, sehingga laporan ke polisi pun dilakukan.

“Kita kasih peluang sampai kirim somasi ke alamat di Kudus sebanyak 2 kali. Pertama tanggal 4 Oktober 2023, yang menerima ibu Alina, tapi tidak ada tanggapan dari saudara RM. Padahal kami kasih waktu 7x24 jam, tapi tidak ada itikad baik,” kata Khairul Imam, kuasa hukum PO Sembodo, dalam konferensi pers di Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (9/12/2023).

“Kami kirim somasi kedua, apabila RM atau MTI tidak ada iktikad baik kepada Bambang atau Sembodo, maka akan dibawa ke jalur hukum. Tapi sama, tidak ada tanggapan. Akhirnya kami dengan terpaksa membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Kami melaporkan saudara RM dengan kasus penipuan dan dugaan penggelapan,” tuturnya.


5. Rian Mahendra dilaporkan ke Polda Metro Jaya


PT Semesta Bolo Transindo (PO Sembodo) resmi melaporkan Rian Mahendra atas dugaan penipuan dan penggelapan ke Polda Metro Jaya pada 16 November 2023 dengan No LP/B/6899/XI/2023/SPKT/POLDA METRO JAYA. Bukan hanya Rian Mahendra, PO Sembodo juga melaporkan Devi Marissa Suryani selaku Direktur PT MTI.

“Kami sebagai PO Sembodo mendapat fitnah. PO Sembodo dikatakan sebagai yang melanggar peraturan kesepakatan. Sehingga kami melakukan pelaporan, karena selain rugi materil, kita juga mengalami kerugian moril,” kata Olive T. Jozsef, Komisaris PO Sembodo, dalam konferensi pers di Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (9/12/2023)

6. Pintu damai tertutup


Olive T. Jozsef, Komisaris PO Sembodo, menegaskan tak akan membuka pintu damai dengan Rian Mahendra.

7. Haji Haryanto tak mau membantu Rian Mahendra


Bos PO Haryanto, Haji Haryanto, mengaku tak mau membantu Rian Mahendra dalam menyelesaikan kasus ini, lantaran dia sudah tidak berada di bawah naungan PO Haryanto. Demikian deretan fakta kasus Rian Mahendra PO MTI yang berujung laporan ke polisi.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PO Gunung Harta Rilis...
PO Gunung Harta Rilis Tiga Bus Baru, Pakai Sasis Tronton
Alasan PO Bus Luthansa...
Alasan PO Bus Luthansa Gunakan Mercedes-Benz OF 1623 dengan Mesin di Depan
PO Raya Luncurkan Bus...
PO Raya Luncurkan Bus Baru Garapan Karoseri Laksana, Pakai Livery Legendaris
Banyak Kecelakaan Bus...
Banyak Kecelakaan Bus Pariwisata, Wamenhub Minta Perusahaan Rutin Lakukan Perawatan
PO Bus yang Bisa Bawa...
PO Bus yang Bisa Bawa Motor saat Liburan di Kampung Halaman
PO Narendra Rilis Bus...
PO Narendra Rilis Bus Tingkat Baru Karoseri Adiputro, Punya Fitur Mewah seperti Pesawat
PO Perintis Rilis Bus...
PO Perintis Rilis Bus Baru dengan Kursi Super Nyaman dan Double Glass
PO Suryaputra Rilis...
PO Suryaputra Rilis Armada Baru Jetbus 5 Jumbo, Banjir Fitur Kekinian
Lagi, PO Rosalia Indah...
Lagi, PO Rosalia Indah Rilis Bus Baru Model Double Glass
Rekomendasi
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
Inilah 10 Masjid Terbesar...
Inilah 10 Masjid Terbesar di Dunia, Salah Satunya Ada di Indonesia
Sinopsis Sinetron Kasih...
Sinopsis Sinetron Kasih Jannah Eps 36: Kasih dan Jannah Tersesat
Elon Musk Tegaskan Akan...
Elon Musk Tegaskan Akan Bertahan di Gedung Putih hingga Misi DOGE Tuntas
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia 123 Dunia, Erick Thohir: Bismillah, Kerja Keras Masuk 100 Dunia
Berita Terkini
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
1 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
4 jam yang lalu
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
6 jam yang lalu
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
8 jam yang lalu
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
10 jam yang lalu
Seragam Baru Teknisi...
Seragam Baru Teknisi Suzuki: Bukan Sekadar Ganti Baju, Tapi Revolusi Layanan Purna Jual!
1 hari yang lalu
Infografis
2 Negara NATO akan Kirim...
2 Negara NATO akan Kirim Jet Tempur dan Kapal Perang ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved