Lewat Run to Care untuk Misi #TogetherForChildren
Senin, 24 Agustus 2020 - 06:19 WIB
loading...
A
A
A
Namun, hal yang terjadi di luar ekspektasi. Hendra Siswanto berhasil menempuh 155 kilometer hanya dengan waktu 17 jam 15 menit, sebuah sejarah dan rekor baru dalam dunia ultra marathon di Indonesia. Lebih cepat hampir 7 jam dari target waktu awal 24 jam. Tidak hanya itu, partner-nya William Lesmana juga memecahkan rekor dengan total waktu 20 jam 55 menit untuk jarak sejauh 155 kilometer dari Cibubur-Lembang dengan elevasi atau tanjakan yang tinggi sejauh lebih 3000m karena dari dataran menuju bukit Lembang.
“Secara personal saya ingin menantang diri saya untuk meningkatkan kapasitas diri lebih dari yang saya pikirkan saya mampu. Saya awalnya berpikir tidak mungkin untuk mencapai 18 jam dengan elevasi 3000m di acara Run to Care 2020 ini, tetapi saya ingin memberikan yang terbaik yang saya bisa untuk SOS Children’s Villages. Bahkan, jika risikonya harus merangkak setelah berlari setengah perjalanan. Saya ingin anak-anak dapat belajar bahwa jika kita punya mimpi, kita harus bekerja keras. Terkadang logika dan pikiran kita berusaha membatasi kemampuan kita, tetapi sebenarnya kerja keras yang kita lakukan adalah satu-satunya batasan dalam diri kita,” kata Hendra Siswanto, peraih rekor 17 jam 15 menit berlari di jarak 155 kilometer.
Dengan tujuan dan pikiran yang sama, William Lesmana juga menyerukan hal yang sama. “Awalnya saya sempat memiliki keraguan apakah mampu untuk menyelesaikan tantangan rute ini dalam waktu 24 jam, mengingat dalam beberapa bulan terakhir tidak ada perlombaan dan hampir tidak pernah melakukan long run setelah terakhir di bulan Maret. Namun, saya ingat, dan percaya bahwa kita melakukan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan kehidupan 5500 anak dan 2300 keluarga rentan yang terdampak Covid-19. Mereka yang menjadi kekuatan saya. Saya bersyukur bisa menyelesaikan rute dalam 20 jam 55 menit di dalam batas waktu 24 jam yang menjadi tantangan kali ini," lanjut William Lesmana, peraih rekor 20 jam 55 menit berlari di jarak 155 kilometer.
Semangat dan perjuangan luar biasa Hendra dan William disaksikan selama dua hari tanggal 20-21 Agustus 2020 lewat live update melalui social media @runtocare sebagai penyelenggara. Seluruh rekan-rekan pelari di tanah air tidak berhenti-henti untuk terus menyemangati langkah mereka di setiap kilometer. Terutama, langkah mereka kali ini tidak hanya sekedar untuk memecahkan rekor, tetapi juga untuk menggalang dana bagi kehidupan anak-anak Indonesia di tengah pandemi. Donasi pun terus mengalir selama mereka berjuang di lintasan, dan masih terus dibuka hingga tanggal 31 Agustus 2020.
“Perjuangan yang mereka lakukan juga menjadi sebuah penyemangat dan motivasi untuk anak-anak yang kita asuh di SOS Children’s Villages. Mereka semua bisa melihat, bahwa setiap mimpi bisa diwujudkan dengan kerja keras dan hati yang baik. Kami sangat bangga dan bersyukur memiliki dua Sahabat yang terus memberikan kepedulian mereka untuk anak-anak Indonesia,” kata Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia.
“Secara personal saya ingin menantang diri saya untuk meningkatkan kapasitas diri lebih dari yang saya pikirkan saya mampu. Saya awalnya berpikir tidak mungkin untuk mencapai 18 jam dengan elevasi 3000m di acara Run to Care 2020 ini, tetapi saya ingin memberikan yang terbaik yang saya bisa untuk SOS Children’s Villages. Bahkan, jika risikonya harus merangkak setelah berlari setengah perjalanan. Saya ingin anak-anak dapat belajar bahwa jika kita punya mimpi, kita harus bekerja keras. Terkadang logika dan pikiran kita berusaha membatasi kemampuan kita, tetapi sebenarnya kerja keras yang kita lakukan adalah satu-satunya batasan dalam diri kita,” kata Hendra Siswanto, peraih rekor 17 jam 15 menit berlari di jarak 155 kilometer.
Dengan tujuan dan pikiran yang sama, William Lesmana juga menyerukan hal yang sama. “Awalnya saya sempat memiliki keraguan apakah mampu untuk menyelesaikan tantangan rute ini dalam waktu 24 jam, mengingat dalam beberapa bulan terakhir tidak ada perlombaan dan hampir tidak pernah melakukan long run setelah terakhir di bulan Maret. Namun, saya ingat, dan percaya bahwa kita melakukan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan kehidupan 5500 anak dan 2300 keluarga rentan yang terdampak Covid-19. Mereka yang menjadi kekuatan saya. Saya bersyukur bisa menyelesaikan rute dalam 20 jam 55 menit di dalam batas waktu 24 jam yang menjadi tantangan kali ini," lanjut William Lesmana, peraih rekor 20 jam 55 menit berlari di jarak 155 kilometer.
Semangat dan perjuangan luar biasa Hendra dan William disaksikan selama dua hari tanggal 20-21 Agustus 2020 lewat live update melalui social media @runtocare sebagai penyelenggara. Seluruh rekan-rekan pelari di tanah air tidak berhenti-henti untuk terus menyemangati langkah mereka di setiap kilometer. Terutama, langkah mereka kali ini tidak hanya sekedar untuk memecahkan rekor, tetapi juga untuk menggalang dana bagi kehidupan anak-anak Indonesia di tengah pandemi. Donasi pun terus mengalir selama mereka berjuang di lintasan, dan masih terus dibuka hingga tanggal 31 Agustus 2020.
“Perjuangan yang mereka lakukan juga menjadi sebuah penyemangat dan motivasi untuk anak-anak yang kita asuh di SOS Children’s Villages. Mereka semua bisa melihat, bahwa setiap mimpi bisa diwujudkan dengan kerja keras dan hati yang baik. Kami sangat bangga dan bersyukur memiliki dua Sahabat yang terus memberikan kepedulian mereka untuk anak-anak Indonesia,” kata Gregor Hadi Nitihardjo, National Director SOS Children’s Villages Indonesia.
(wbs)
Lihat Juga :