Tantang Fortuner dan Pajero, Hyundai Segera Luncurkan SUV Bongsor
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 18:39 WIB
loading...
Hyundai berencana meluncurkan tiga model baru sampai akhir tahun ini. Foto/Hyundai
A
A
A
JAKARTA - PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) berencana meluncurkan tiga model baru sampai akhir tahun ini. Salah satu yang akan diluncurkan adalah mobil SUV yang digadang bakal menjadi penantang Toyota Fortuner dan Pajero Sport.
Sebagai informasi, Hyundai sudah menjual mobil SUV bongsor, Palisade. Tapi, mobil tersebut memiliki harga cukup tinggi. Sementara Fortuner dan Pajero Sport dijual mulai Rp500 jutaan.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer (COO) PT HMID mengatakan pihaknya masih memiliki setidaknya lima bulan lagi untuk memperkenalkan model baru. Dua di antara mobil tersebut adalah jenis SUV, meski tidak disebutkan secara detail modelnya.
“Ya mungkin at least 2 SUV. Satunya masih mobil listrik. Hybrid. Satunya (mungkin) ya boleh (mobil ICE). Intinya ada yang CKD (dirakit lokal) dan ada yang CBU (impor utuh),” kata Frans saat ditemui di Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baca Juga: Hyundai Casper, SUV Berdarah Picanto
Meski waktunya sangat padat, namun produk baru perlu dihadirkan karena menjadi salah satu cara untuk mendongkrak penjualan. Menurut Frans, daya beli masyarakat terhadap mobil baru menurun tahun ini karena minimnya model baru.
“Karena market sekarang turun, salah satu strategi Hyundai adalah memperkenalkan produk-produk baru supaya orang yang tadinya menahan pembelian itu bisa tertarik untuk membeli kendaraan,” ujarnya.
Sebagai informasi, Hyundai sudah menjual mobil SUV bongsor, Palisade. Tapi, mobil tersebut memiliki harga cukup tinggi. Sementara Fortuner dan Pajero Sport dijual mulai Rp500 jutaan.
Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer (COO) PT HMID mengatakan pihaknya masih memiliki setidaknya lima bulan lagi untuk memperkenalkan model baru. Dua di antara mobil tersebut adalah jenis SUV, meski tidak disebutkan secara detail modelnya.
“Ya mungkin at least 2 SUV. Satunya masih mobil listrik. Hybrid. Satunya (mungkin) ya boleh (mobil ICE). Intinya ada yang CKD (dirakit lokal) dan ada yang CBU (impor utuh),” kata Frans saat ditemui di Jakarta Selatan, belum lama ini.
Baca Juga: Hyundai Casper, SUV Berdarah Picanto
Meski waktunya sangat padat, namun produk baru perlu dihadirkan karena menjadi salah satu cara untuk mendongkrak penjualan. Menurut Frans, daya beli masyarakat terhadap mobil baru menurun tahun ini karena minimnya model baru.
“Karena market sekarang turun, salah satu strategi Hyundai adalah memperkenalkan produk-produk baru supaya orang yang tadinya menahan pembelian itu bisa tertarik untuk membeli kendaraan,” ujarnya.
Lihat Juga :