BYD dan Xpeng Akhiri Kejayaan Mobil Eropa di China
Kamis, 05 September 2024 - 09:52 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai perbandingan, Volkswagen hanya menjual 1,02 juta kendaraan listrik dan hibrida plug-in, naik 26 persen pada tahun 2022, sementara Tesla menjual 1,8 juta kendaraan listrik.
Badan Energi Internasional memperkirakan penjualan baterai listrik dan kendaraan hibrida plug-in di Tiongkok akan mencapai 10 juta unit tahun ini.
Jumlah tersebut menyumbang hampir separuh penjualan mobil di negara tersebut, naik dari hanya 1,1 juta unit pada empat tahun lalu.
Sebelumnya, BYD akan membeli distributor Jerman Hedin Electric Mobility, hal ini salah satu upayanya untuk memantapkan dirinya sebagai pembuat kendaraan listrik besar di Eropa.
BYD Automotive akan bertanggung jawab atas aktivitas penjualan kendaraan BYD dan suku cadangnya di pasar Jerman, serta pengelolaan tokonya di Stuttgart dan Frankfurt.
Selain itu, BYD menginformasikan bahwa perjanjian tersebut masih harus mendapat persetujuan dan diharapkan selesai pada kuartal keempat.
Langkah ini akan memungkinkan BYD untuk mengambil kendali lebih besar atas strateginya di negara tersebut, di mana penjualan mencapai lebih dari 4.000 unit pada tahun lalu, namun sejauh ini telah menurun pada tahun ini seiring dengan penurunan permintaan kendaraan listrik di seluruh industri.
Hedin, grup mobilitas asal Swedia yang juga mengelola distribusi merek mobil China lainnya termasuk XPeng dan Hongqi, sebelumnya mengelola hubungan BYD dengan enam distributor di seluruh Jerman, sehingga memfasilitasi masuknya pembuat kendaraan listrik Tiongkok tersebut ke pasar Eropa.
Badan Energi Internasional memperkirakan penjualan baterai listrik dan kendaraan hibrida plug-in di Tiongkok akan mencapai 10 juta unit tahun ini.
Jumlah tersebut menyumbang hampir separuh penjualan mobil di negara tersebut, naik dari hanya 1,1 juta unit pada empat tahun lalu.
Sebelumnya, BYD akan membeli distributor Jerman Hedin Electric Mobility, hal ini salah satu upayanya untuk memantapkan dirinya sebagai pembuat kendaraan listrik besar di Eropa.
BYD Automotive akan bertanggung jawab atas aktivitas penjualan kendaraan BYD dan suku cadangnya di pasar Jerman, serta pengelolaan tokonya di Stuttgart dan Frankfurt.
Selain itu, BYD menginformasikan bahwa perjanjian tersebut masih harus mendapat persetujuan dan diharapkan selesai pada kuartal keempat.
Langkah ini akan memungkinkan BYD untuk mengambil kendali lebih besar atas strateginya di negara tersebut, di mana penjualan mencapai lebih dari 4.000 unit pada tahun lalu, namun sejauh ini telah menurun pada tahun ini seiring dengan penurunan permintaan kendaraan listrik di seluruh industri.
Hedin, grup mobilitas asal Swedia yang juga mengelola distribusi merek mobil China lainnya termasuk XPeng dan Hongqi, sebelumnya mengelola hubungan BYD dengan enam distributor di seluruh Jerman, sehingga memfasilitasi masuknya pembuat kendaraan listrik Tiongkok tersebut ke pasar Eropa.
(wbs)
Lihat Juga :