Pesta Rakyat Roda Dua: IMOS 2025 Diserbu 103 Ribu Pengunjung, Motor Listrik Hanya Jadi Pemanis
Rabu, 01 Oktober 2025 - 11:43 WIB
loading...
A
A
A
Ada jurang antara idealisme tema dengan realitas produk yang paling diminati.
"Hal ini menunjukkan bahwa IMOS telah menjadi ajang yang ditunggu-tunggu. Kami berharap nilai transaksi juga positif. Kami sedang kumpulkan datanya," ujarnya.
Angka pengunjung yang fantastis adalah indikator minat yang luar biasa. Namun, ujian sesungguhnya dari keberhasilan sebuah pameran industri adalah seberapa banyak minat tersebut berhasil dikonversi menjadi angka penjualan riil.
Angka transaksi yang akan dirilis nanti akan menjadi rapor akhir yang sesungguhnya bagi industri roda dua nasional pasca-pameran.
Pada akhirnya, IMOS 2025 adalah potret raksasa dari masyarakat Indonesia. Sebuah cermin yang memantulkan betapa dalamnya ketergantungan dan kecintaan bangsa ini pada sepeda motor.
Visi masa depan yang "hijau" dan "cerdas" memang sudah di depan mata, namun untuk saat ini, deru mesin konvensional tampaknya masih menjadi musik paling merdu di telinga mayoritas pengendara di Tanah Air.
Menanti Angka Transaksi, Ujian Sebenarnya
Sigit Kumala mengakui bahwa ledakan jumlah pengunjung diharapkan dapat mendongkrak nilai transaksi. Namun, angka pastinya masih dalam proses penghitungan."Hal ini menunjukkan bahwa IMOS telah menjadi ajang yang ditunggu-tunggu. Kami berharap nilai transaksi juga positif. Kami sedang kumpulkan datanya," ujarnya.
Angka pengunjung yang fantastis adalah indikator minat yang luar biasa. Namun, ujian sesungguhnya dari keberhasilan sebuah pameran industri adalah seberapa banyak minat tersebut berhasil dikonversi menjadi angka penjualan riil.
Angka transaksi yang akan dirilis nanti akan menjadi rapor akhir yang sesungguhnya bagi industri roda dua nasional pasca-pameran.
Pada akhirnya, IMOS 2025 adalah potret raksasa dari masyarakat Indonesia. Sebuah cermin yang memantulkan betapa dalamnya ketergantungan dan kecintaan bangsa ini pada sepeda motor.
Visi masa depan yang "hijau" dan "cerdas" memang sudah di depan mata, namun untuk saat ini, deru mesin konvensional tampaknya masih menjadi musik paling merdu di telinga mayoritas pengendara di Tanah Air.
(dan)
Lihat Juga :