GM Paksa Dealer GMC Jualan Mobil Listrik, Tak Ada Opsi Uang Cerai
Kamis, 10 Desember 2020 - 03:16 WIB
loading...
A
A
A
Sayangnya meski berbeda pandangan, para dealer GMC tetap tidak boleh berpisah dari GM. Otomatis mereka harus mengeluarkan biaya baru untuk penambahan sarana pendukung dan layanan purna jual baru buat mobil listrik. (Baca juga : Mobil Balap Klasik Bugatti Hidup Kembali dengan Tampilan Kekinian )
Diketahui sebelumnya sebanyak 150 dealer mobil Cadillac yang dijual di bawah grup GM akhirnya memutuskan berpisah. Mereka akhirnya memutuskan untuk mengambil uang kompensasi yang disiapkan oleh GM sebesar USD500.000 atau setara Rp6,9 miliar sebagai tanda perpisahan karena tidak ikut revolusi mobil listrik yang dikibarkan CEO GM Marry Bara.
GM memang memberikan deadline kepada seluruh dealer Cadillac agar menentukan sikap apakah ikut dengan revolusi elektrifikasi yang dikibarkan GM atau tidak. Mereka tidak main-main dengan rencana itu karena Chief Executive Officer (CEO) General Motors, Mary Barra mengatakan akan menyiapkan dana yang sangat besar untuk ambisi itu yakni sekitar USD27 milyar atau setara Rp378,2 triliun.
Mary Barra mengatakan nantinya mobil-mobil listrik buatan General Motors akan mengisi segmen mobil listrik dengan harga USD30.000 (Rp420,2 juta) hingga USD100.000 (Rp1,4 miliar). "Kami menginginkan semua orang bisa merasakan mobil listrik," ujar Mary Barra.
Diketahui sebelumnya sebanyak 150 dealer mobil Cadillac yang dijual di bawah grup GM akhirnya memutuskan berpisah. Mereka akhirnya memutuskan untuk mengambil uang kompensasi yang disiapkan oleh GM sebesar USD500.000 atau setara Rp6,9 miliar sebagai tanda perpisahan karena tidak ikut revolusi mobil listrik yang dikibarkan CEO GM Marry Bara.
GM memang memberikan deadline kepada seluruh dealer Cadillac agar menentukan sikap apakah ikut dengan revolusi elektrifikasi yang dikibarkan GM atau tidak. Mereka tidak main-main dengan rencana itu karena Chief Executive Officer (CEO) General Motors, Mary Barra mengatakan akan menyiapkan dana yang sangat besar untuk ambisi itu yakni sekitar USD27 milyar atau setara Rp378,2 triliun.
Mary Barra mengatakan nantinya mobil-mobil listrik buatan General Motors akan mengisi segmen mobil listrik dengan harga USD30.000 (Rp420,2 juta) hingga USD100.000 (Rp1,4 miliar). "Kami menginginkan semua orang bisa merasakan mobil listrik," ujar Mary Barra.
(wsb)
Lihat Juga :