Pembangunan Pabrik Tesla di Berlin Terhambat karena Ular Tidur

Kamis, 10 Desember 2020 - 07:30 WIB
loading...
Pembangunan Pabrik Tesla...
Pembangunan Tesla Giga Factory 4 di Berlin, Jerman terpaksa ditunda oleh keputusan pengadilan karena mengganggu ular tidur. Foto / DW
A A A
BERLIN - Pembangunan pabrik Tesla baru di Jerman terpaksa ditunda karena adanya kelompok ular yang tengah tidur alias hibernasi. Disebutkan Carbuzz saat ini Tesla memang tegah membuka lahan di pinggiran kota Berlin, Jerman dengan cara menebang hutan yang ada di wilayah itu. Sayangnya dalam proses penebangan itu diketahui ada kelompok ular Coronella Austriaca yang tengah hibernasi setiap musim dingin tiba. (Baca juga : Mengungkap Harga Bekas Xpander Edisi Pertama yang Tak Terdepresiasi Tinggi )

Proses penebangan pohon itu dikhawatirkan akan membangunkan kelompok ular itu dan akan mengganggu proses alamiah yang sudah biasa terjadi. Tesla sendiri harus menghentikan proses tersebut karena memang telah mendapatkan perintah dari pengadilan setempat. Diketahui otoritas lingkungan kota Berlin, Landesumweltamt, telah mengajukan permintaan kepada pengadilan agar Tesla menghentikan proses pembangunan pabrik untuk sementara waktu menunggu proses alami ular-ular tersebut selesai. "Kedua belah pihak akan saling berkonsultasi untuk mencari keputusan yang terbaik," putus pengadilan.

Masalahnya tidak disebutkan sampai berapa lama Tesla harus menunda proses pembangunan Giga Factory 4 itu. Dalam buku Hibernation karengan Clive Roots, Coronella Austriaca atau yang disebut Smooth Snake kerap hibernasi mulai dari Oktober sampai April atau lebih dari setengah tahun. Otomatis pembangunan pabrik itu akan benar-benar terhambat jika tertunda selama setengah tahun lebih. (Baca juga : GM Paksa Dealer GMC Jualan Mobil Listrik, Tak Ada Opsi Uang Cerai )

Pembangunan pabrik Tesla di Jerman itu memang kerap bermasalah. Sebelumnya aktivis lingkungan Jerman memprotes pembangunan pabrik karena membahayakan kehidupan kadal tanah. Selain itu masyarakat setempat juga memprotes kehadiran pabrik itu karena akan membuat ketersediaan air segar jadi terbatas.

Di pabrik itu Tesla rencananya akan memproduksi dua model mobil listrik yakni Tesla Model 3 dn Tesla Model Y. Hanya saja karena masalah yang kerap terjadi membuat rencana Tesla jadi terhambat. Ini jauh berbeda saat Tesla membangun pabrik di Shanghai, China. Dalam waktu singkat, empat bulan, Tesla berhasil membangun pabrik dan kemudian memproduksi mobil Tesla Model 3 serta mengirimnya ke Eropa dalam kurun waktu kurang dari setahun.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
Elon Musk Minta Dalang...
Elon Musk Minta Dalang Pengrusakan Dealer Tesla Ditangkap, Sebut Aksi Protes Sebagai Terorisme Domestik Skala Luas!
Protes Anti-Elon Musk...
Protes Anti-Elon Musk Mengguncang Dealer Tesla di Seluruh Dunia!
Elon Musk Izinkan Tesla...
Elon Musk Izinkan Tesla Dijual di Arab Saudi
Jeremy Clarkson Yakin...
Jeremy Clarkson Yakin Bisa Kalahkan Elon Musk Soal Ulasan Buruk Tesla
Tesla Perketat Keamanan...
Tesla Perketat Keamanan setelah Meningkatnya Vandalisme
Penjualan Tesla Anjlok...
Penjualan Tesla Anjlok 49% di Eropa Saat Pasar Mobil Listrik Tumbuh, Apa Penyebabnya?
Hyundai Bangun Pabrik...
Hyundai Bangun Pabrik Baja Rp320 Triliun di Amerika Agar Tetap Cuan Jualan Mobil
Rekomendasi
Buntut Tarif Impor Baru,...
Buntut Tarif Impor Baru, Elon Musk dan Mark Zuckerberg Cs Rugi Rp3,48 Kuadriliun dalam Sehari
Puncak Arus Balik Lebaran...
Puncak Arus Balik Lebaran 2025, Ini Penampakan Arus Lalin di Tol Cipali dan Pantura Cirebon
Lawan Trump, Kanada...
Lawan Trump, Kanada Sumpah akan Memimpin Dunia
Red Sparks Comeback...
Red Sparks Comeback Berkat Megawati Hangestri! Ini Profil Pendidikan Sang Bintang Voli Dunia
Tarif Trump Ancam Ekonomi...
Tarif Trump Ancam Ekonomi Indonesia, Bisa Jadi Malapetaka Nasional
Lebih dari 39.000 Anak...
Lebih dari 39.000 Anak Yatim di Gaza akibat Genosida Israel
Berita Terkini
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
5 jam yang lalu
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
12 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Diberlakukan, Hyundai Menang Telak
14 jam yang lalu
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
16 jam yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
17 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
18 jam yang lalu
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved