Ini Perbedaan MO dan MOE Tires, Ban Original Keluaran Mercedes-Benz

Jum'at, 26 Maret 2021 - 18:05 WIB
loading...
Ini Perbedaan MO dan...
Ban original premium Mercedes-Benz yang memiliki label khusus MO untuk Mercedes Original Tires dan MOE untuk Mercedes Original Extended. Foto: dok MBI
A A A
JAKARTA - Mercedes-Benz Indonesia bikin gebrakan dengan menambah layanan spareparts orisinil, yakni ban premium Mercedes Original Tires dan Mercedes Original Extended Tires .

Ban original premium Mercedes-Benz memiliki label khusus “MO” untuk Mercedes Original Tires dan “MOE” untuk Mercedes Original Extended. Klaim mereka, kedua ban tersebut sudah dikembangkan sesuai standar kualitas maksimum Mercedes-Benz. Sehingga bisa meningkatkan performa, keamanan, ketahanan, serta kenyamanan berkendara.



MO Tires dan MOE Tires kini tersedia di sembilan diler resmi Mercedes-Benz dan akan terus bertambah ke seluruh diler resmi Mercedes-Benz. Dennis Kadaruskan, Department Manager Public Relations, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan, ban premium MO Tires dan MOE Tires merupakan hasil kerjasama Mercedes-Benz dengan pabrik ban premium.

”Setiap ban disesuaikan dengan kendaraan pelanggan dan telah memenuhi 40 persyaratan yang ketat sebelum disetujui dan diberikan label khusus Mercedes-Benz,” ujarnya.

Ini Perbedaan MO dan MOE Tires, Ban Original Keluaran Mercedes-Benz

Apa beda MO Tires dan MOE Tires? MO Tires disesuaikan dengan model kendaraan pelanggan dan karakteristik berkendara pelanggan, sedangkan MOE Tires memberikan keselamatan lebih dengan memperpanjang mobilitas saat kondisi ban sedang dengan tekanan rendah.

Dengan memperhatikan komponen-komponen penting antara ban, permukaan jalan, suspensi, serta sistem keselamatan berkendara, MO Tires menjamin tingkat keselamatan yang unggul.

Dennis juga mengklaim dibutuhkan tambahan waktu 1.000 jam untuk para insinyur memastikan setiap ban Mercedes-Benz memenuhi standar kualitas maksimum.

”Beberapa karakteristik yang dimiliki oleh MO Tires adalah low rolling resistance, mengurangi konsumsi bahan bakar, serta memiliki penanganan dan kenyamanan yang ideal sehingga menawarkan efisiensi biaya yang optimal,” ujarnya.

Sementara itu, MOE memberi keuntungan dalam meningkatkan keamanan dan mobilitas sementara jika ban sedang dalam kondisi tekanan rendah. ”Varian ban ini memiliki fitur run-flat berkat dinding samping yang diperkuat. Kendaraan akan tetap terkendali dan memungkinkan melanjutkan perjalanan sejauh 80 km dengan kecepatan maksimum 80 km/jam, tergantung beban kendaraan yang diangkut,” ujarnya.

Ban Mercedes Original juga diklaim diproduksi lebih dari 200 bahan, yang memiliki fungsi masing-masing. Pola positive thread (lug and bar) memiliki peran penting untuk cengkraman ban, sedangkan pola negative thread (grooves and sipes) diperlukan untuk mengalirkan air dari permukaan.

Struktur bantalan setiap ban merupakan carcass. Tumpukan di atas sangat penting untuk jarak tempuh dan karakteristik penanganan yang stabil. Hal ini didukung lapisan dalam dan penutup yang dapat menjaga ban tetap kedap udara sehingga tidak diperlukan ban dalam dan memastikan bead atau komponen terpasang ke dalam velg.



Mercedes Original Tires akan tersedia di sembilan diler resmi Mercedes-Benz, sebagai berikut:
PT Cakrawala Automotif Rabhasa – Kuningan, Jakarta Selatan
PT Citrakarya Pranata, Bandung
PT Dipo Angkasa Motor – Pluit, Jakarta Utara
PT Hartono Raya Motor, Surabaya
PT Mercindo Autorama – Mampang, Jakarta Selatan
PT Mercindo Autorama – Sunter, jakarta Utara
PT Panji Rama Otomotif - BSD City, Tangerang Selatan
PT Panji Rama Otomotif – Gandaria, Jakarta Selatan
PT Suri Motor Indonesia – Cilandak, Jakarta Selatan
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Truk Tua Kembali Perkasa!...
Truk Tua Kembali Perkasa! Daimler Rilis Suku Cadang untuk Truk Mercedes-Benz Seri Lama
Mercedes-Benz Umumkan...
Mercedes-Benz Umumkan Akan Hadirkan G-Wagen Versi Kecil
Mercy Bagong, Truk Legendaris...
Mercy Bagong, Truk Legendaris yang Pernah Dirakit di Tanjung Priok
Alasan PO Bus Luthansa...
Alasan PO Bus Luthansa Gunakan Mercedes-Benz OF 1623 dengan Mesin di Depan
Mercedes Benz Tegaskan...
Mercedes Benz Tegaskan Mesin Diesel Masih Relevan Diproduksi, Asal ...
Mercedes Kembangkan...
Mercedes Kembangkan Rem Khusus untuk Motor dan Mobil Listrik
Ini Kata Mercedes-Benz...
Ini Kata Mercedes-Benz Soal Imbauan Prabowo Pejabat Harus Pakai Mobil Buatan Dalam Negeri
Mercedes-Benz S450 President...
Mercedes-Benz S450 President Edition: Mobil Para Petinggi Negara, Kini Bisa Anda Beli!
Dipandang Lebih Mewah...
Dipandang Lebih Mewah dari Mercedes-Benz dan Porsche, Mobil China Semakin Naik Daun
Rekomendasi
Pemain Timnas Indonesia...
Pemain Timnas Indonesia U-17 Diminta Tidak Terintimidasi Reputasi Korea Selatan
Sinopsis Sinetron Preman...
Sinopsis Sinetron Preman Pensiun 9 Eps 35: Saatnya Perang Dimulai Kembali
Siapa Sultan Hassanal...
Siapa Sultan Hassanal Bolkiah? Raja Brunei yang Punya Koleksi Ribuan Mobil
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia di Taipei Open 2025, Debut Apriyani/Febi dan Verrell/Lisa
OpenAI: Pengguna ChatGPT...
OpenAI: Pengguna ChatGPT Hasilkan Lebih dari 700 Juta Gambar dalam Sepekan
Pemakaman Ray Sahetapy...
Pemakaman Ray Sahetapy Diselimuti Suasana Haru, Tangis Keluarga Tak Terbendung
Berita Terkini
Ducati Desmo450 MX Mesin...
Ducati Desmo450 MX Mesin 1 Silender 449cc dengan Bobot Ringan
42 menit yang lalu
Tarif Impor Baru AS...
Tarif Impor Baru AS Bakal Kubur Niat Orang Beli Mobil Baru
1 jam yang lalu
BYD Salip Tesla di Eropa,...
BYD Salip Tesla di Eropa, Penjualan di Q1 2025 Naik 60 Persen
3 jam yang lalu
Toyota GR Supra Final...
Toyota GR Supra Final Edition Bakal Jadi Model Perpisahan
3 jam yang lalu
Jadi Sasaran Serangan,...
Jadi Sasaran Serangan, Pabrik Tesla Sediakan Tempat Bersembunyi Karyawan
4 jam yang lalu
Kanada Balas Trump dengan...
Kanada Balas Trump dengan Tarif Baru untuk Mobil Buatan AS
7 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved