Keren, GESITS akan Sambangi Pasar Afrika Barat dan Australia

Jum'at, 30 Juli 2021 - 10:00 WIB
loading...
Keren, GESITS akan Sambangi...
Presiden Joko Widodo pernah mencoba langsung motor listrik buatan dalam negeri GESITS. Foto/DOK.Setpres
A A A
JAKARTA - Motor listrik nasional, GESITS akan menjajaki pasar Afrika Barat dan Australia. Hal itu diungkap oleh Muhammad Samyarto Direktur Utama WIKA, produsen motor GESITS, saat mengisi diskusi virtual Quo Vadis Industri Baterai dan Kendaraan Listrik Indonesia yang diselenggarakan Forum Energizing Indonesia beberapa waktu lalu. Muhammad Samyarto mengatakan ketertarikan itu terjadi karena Indonesia dianggap berhasil membuat motor listrik.

"Banyak dari beberapa negara yang menghubungi kita untuk mengembangkan kendaraan listrik terutama di Afrika Barat dan Australia," ucap Muhammad Samyarto.

Dia mengatakan ajakan itu akan ditindaklanjuti serius oleh GESITS. Pasalnya saat ini selain berupaya memenuhi kebutuhan pasar nasional akan motor listirk, mereka juga ingin agar GESITS bisa go international.

Baca juga : Siap Kalahkah Harley-Davidson, BMW Tambah Lagi Dua Model Baru BMW R18

Keren, GESITS akan Sambangi Pasar Afrika Barat dan Australia


Sebelumnya ratusan motor GESITS diketahui akan dikirim ke Senegalmulai Juni lalu. Mengutip laman resmi Kementerian Luar Negeri, kegiatan itu merupakan wujud nyata pelaksanaan diplomasi ekonomi untuk menembus pasar prospektif di wilayah Afrika Barat serta bentuk konkrit dukungan program “BUMN Go-Global”.

Dutas Besar Indonesia di Senegal, Dindin Wahyudin mengatakan kala itu bahwa Gesits lahir dari mimpi atas produk motor yang ramah lingkungan dan modern bagi masyarakat Indonesia dan dunia. Dubes Dindin berkeyakinan bahwa motor Gesits dapat diterima oleh masyarakat Senegal dengan baik.

Baca juga : Rolls-Royce Ghost Buatan Mansory Bidik Para Sultan yang Suka Lari Kencang

Selain itu, Dindin Wahyudin berharap pengguna motor Gesits pertama di Senegal dapat mengikuti jejak kesuksesan Gojek di Indonesia. Menurut Dindin setidaknya sudah ada 200 pemesan GESIST di Senegal dan dia berjanji akan mengawasi pengiriman motor listrik itu hingga benar-benar sampai ke Senegal.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Hadir di PRJ 2026, Jajaran...
Hadir di PRJ 2026, Jajaran Motor Listrik Yadea Siap Tebar Pesona
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Dikira Cosplayer, Ternyata...
Dikira Cosplayer, Ternyata Shotaro Odate adalah Otak di Balik Inovasi Honda
Toyota Jungkir Balik...
Toyota Jungkir Balik Akibat Perang Iran dan Amerika Serikat
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Rekomendasi
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Berita Terkini
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved