Gawat, Gangster di Kongo Mengubah Filter Knalpot Mobil Jadi Narkoba
Jum'at, 01 Oktober 2021 - 13:32 WIB
loading...
Pemerintah Kongo dipusingkan dengan aksi gangster di wilayahnya yang mengubah katalitik konverter atau filter knalpot menjadi narkoba. Foto/dok
A
A
A
KINSHASA - Pemerintah Kongo dipusingkan dengan aksi gangster di wilayahnya yang mengubah katalitik konverter atau filter knalpot menjadi narkoba jenis baru. Narkoba jenis baru ini bisa membuat penggunanya duduk berjam-jam atau tidur berhari-hari.
Pada bulan Agustus 2021 saja, pihak keamanan Kongo menangkap 100 orang yang diduga sebagai pengedar dan pembuat narkoba 'bom'. Pihak keamanan juga dipusingkan dengan makin meningkatnya pencurian knalpot di wilayah mereka.
Salah seorang pemimpin geng di Kinshasa, Cedric (26) mengaku penggunaan narkoba ini membuat mereka lebih tenang daripada meminum wiski. Mereka mencampur filter knalpot yang ditumbuk menjadi bubuk dengan pil penenang dan dikonsumsi seperti narkoba.
BACA: Roll-Royce resmi Perkenalkan Mobil Listrik Pertamanya
"Kami biasa minum wiski tapi kami jadi menyakiti orang. Tapi dengan 'bombe' kami jadi tenang. Kami hanya berdiri atau duduk untuk waktu yang sangat lama. Setelah selesai, kami pulang tanpa mengganggu siapa pun," katanya seperti dikutip Autoblog, Jumat (1/10/2021).
Bubuk coklat diperoleh dari menghancurkan inti sarang lebah keramik dari catalitic converter otomotif , perangkat yang memotong emisi gas beracun dalam pipa knalpot kendaraan.
Mekanik menyalahkan meningkatnya permintaan obat pada kasus pencurian catalytic converter, yang dilapisi dengan logam seperti platinum, paladium dan rhodium.
Pada bulan Agustus 2021 saja, pihak keamanan Kongo menangkap 100 orang yang diduga sebagai pengedar dan pembuat narkoba 'bom'. Pihak keamanan juga dipusingkan dengan makin meningkatnya pencurian knalpot di wilayah mereka.
Salah seorang pemimpin geng di Kinshasa, Cedric (26) mengaku penggunaan narkoba ini membuat mereka lebih tenang daripada meminum wiski. Mereka mencampur filter knalpot yang ditumbuk menjadi bubuk dengan pil penenang dan dikonsumsi seperti narkoba.
BACA: Roll-Royce resmi Perkenalkan Mobil Listrik Pertamanya
"Kami biasa minum wiski tapi kami jadi menyakiti orang. Tapi dengan 'bombe' kami jadi tenang. Kami hanya berdiri atau duduk untuk waktu yang sangat lama. Setelah selesai, kami pulang tanpa mengganggu siapa pun," katanya seperti dikutip Autoblog, Jumat (1/10/2021).
Bubuk coklat diperoleh dari menghancurkan inti sarang lebah keramik dari catalitic converter otomotif , perangkat yang memotong emisi gas beracun dalam pipa knalpot kendaraan.
Mekanik menyalahkan meningkatnya permintaan obat pada kasus pencurian catalytic converter, yang dilapisi dengan logam seperti platinum, paladium dan rhodium.
Lihat Juga :