Sambut Era Revolusi Industri 4.0, Hari Koperasi Diperingati Secara Virtual
Kamis, 04 Juni 2020 - 23:35 WIB
loading...
A
A
A
Dia menambahkan, peringatan Hari Koperasi juga akan diperingati secara virtual di tingkat daerah. Wakil Ketua Umum Golkar itu meminta Dekopinwil di tingkat provinsi dan Dekopinda di tingkat kabupaten/kota berkolaborasi dengan pemda di daerah untuk menggelar Harkop secara virtual.
“Dekopin pusat berharap peringatan Harkop 2020 akan memberikan energi positif baru bagi Gerakan Koperasi di masa new normal. Gerakan Koperasi harus menjadi mesin penggerak UMKM, petani, peternak, petambak, pengrajin, pedagang kecil, dan nelayan di daerah-daerah untuk bangkit dan terus bergerak maju,” kata Nurdin Halid.
Ini juga menjadi momentum baik bagi gerakan koperasi untuk memanfaatkan dampak positif dari Revolusi Industri 4.0. “Covid-19 juga momentum untuk mengubah cara kerja dan cara berorganisasi Dekopin dan koperasi yang lebih efektif dan efisien, seperti rapat pengurus dan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Rapat dan acara seremonial terbukti bisa dilakukan secara virtual. Bukan hanya bagi Dekopin dan koperasi, negara ini juga bisa menghemat banyak dana APBN yang selama ini dipakai untuk rapat-rapat dan acara-acara seremonial. Pengalaman lima bulan terakhir telah membuktikan itu,” ujar Nurdin Halid.
Hari Koperasi yang diperingati setiap tanggal 12 Juli merupakan salah satu dari 10 keputusan penting dalam Kongres Koperasi I pada 11-14 Juli 1947 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kongres bersejarah itu digelar di masa Perang Kemerdekaan dan dihadiri sekitar 500 utusan dari sekitar 2.160 koperasi seluruh Indonesia.
Kongres yang dibuka oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta tersebut, juga menetapkan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) sebagai wadah tunggal gerakan koperasi di wilayah hukum NKRI. Sejak 1968, SOKRI berubah menjadi Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).
“Dekopin pusat berharap peringatan Harkop 2020 akan memberikan energi positif baru bagi Gerakan Koperasi di masa new normal. Gerakan Koperasi harus menjadi mesin penggerak UMKM, petani, peternak, petambak, pengrajin, pedagang kecil, dan nelayan di daerah-daerah untuk bangkit dan terus bergerak maju,” kata Nurdin Halid.
Ini juga menjadi momentum baik bagi gerakan koperasi untuk memanfaatkan dampak positif dari Revolusi Industri 4.0. “Covid-19 juga momentum untuk mengubah cara kerja dan cara berorganisasi Dekopin dan koperasi yang lebih efektif dan efisien, seperti rapat pengurus dan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Rapat dan acara seremonial terbukti bisa dilakukan secara virtual. Bukan hanya bagi Dekopin dan koperasi, negara ini juga bisa menghemat banyak dana APBN yang selama ini dipakai untuk rapat-rapat dan acara-acara seremonial. Pengalaman lima bulan terakhir telah membuktikan itu,” ujar Nurdin Halid.
Hari Koperasi yang diperingati setiap tanggal 12 Juli merupakan salah satu dari 10 keputusan penting dalam Kongres Koperasi I pada 11-14 Juli 1947 di Tasikmalaya, Jawa Barat. Kongres bersejarah itu digelar di masa Perang Kemerdekaan dan dihadiri sekitar 500 utusan dari sekitar 2.160 koperasi seluruh Indonesia.
Kongres yang dibuka oleh Wakil Presiden Mohammad Hatta tersebut, juga menetapkan Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) sebagai wadah tunggal gerakan koperasi di wilayah hukum NKRI. Sejak 1968, SOKRI berubah menjadi Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).
Lihat Juga :