Berlimpah Minyak, Arab Saudi Sudah Mulai Kepincut Mobil Listrik

Selasa, 30 November 2021 - 17:00 WIB
loading...
Berlimpah Minyak, Arab Saudi Sudah Mulai Kepincut Mobil Listrik
Jumlah populasi mobil listrik di Arab Saudi saat ini hanya 3 persen dari total mobil per tahun di negara itu. Foto/IST
ARAB SAUDI - Laporan yang diterbitkan oleh Kearney memberikan fakta yang menarik mengenai relasi masyarakat Kerajaan Arab Saudi dengan mobil listrik. Dalam laporannya, dikutip dari Arab News, warga jazirah Timur Tengah itu mulai menunjukkan keinginan kuat untuk memiliki memiliki kendaraan listrik.

Dalam survei yang mereka lakukan terdapat 15 persen masyarakat Arab Saudi yang berencana memiliki mobil listrik dalam tiga tahun ke depan. Selain itu dalam survei yang sama tedapat 28 persen masyarakat Arab audi percaya bahwa mobil listrik akan semakin sering terlihat di jalan-jalan Arab Saudi.

Saat ini disebutkan Arab News kondisi penjualan mobil listrik di negara yang dipimpin Raja Salman itu memang jauh dari kata memuaskan. Penjualan mobil listrik hanya mencapai 3 persen dari total penjualan mobil secara keseluruhan di Arab Saudi.

Baca juga : XM Concept, Jawaban BMW M Untuk SUV Lamborghini dan Bentley



Berlimpah Minyak, Arab Saudi Sudah Mulai Kepincut Mobil Listrik


Menurut Helmut Scholze, analis dari Kearney Middle East, Kerajaan Arab Saudi butuh kerja keras untuk memasyarakatkan mobil listrik . Apalagi sebelumnya mereka juga telah menetapkan Visi 2030 yang berupaya mengurangi emisi karbon lebih dari 4 persen.

Salah satu caranya adalah meningkatkan jumlah kepemilikan mobil listrik di Arab Saudi. Target mereka sendiri adalah pada 2030 populasi mobil listrik mencapai 30 persen dari total produksi mobil nasional.

Baca juga : Adu Kuat-kuatan Dana Pabrikan Otomotif di Pasar Mobil Listrik

“Ambisi Kerajaan Arab Saudi untuk mencapai netralitas karbon, bisa diwujudkan dengan mempercepat implementasi infrastruktur yang diperlukan untuk memungkinkan adopsi kendaraan listrik dan solusi mobilitas otonom secara luas,” kata Helmut Scholze.

Tidak hanya mengakselerasi jumlah kepemilikan mobil listrik, sebelumnya Kerajaan Arab Saudi juga sudah menargetkan untuk membuat mobil listrik sendiri. Disebutkan Detroit News, Kerajaan Arab Saudi telah meminta bantuan lembaga konsultasi Boston Consulting Group guna mengeksplor dan menatangkan rencana mereka dalam membuat mobil listrik dalam negeri.



Menurut sumber yang dikutip Detroit News, program mobil listrik dalam negeri itu akan berkaitan dengan misi lainnya yakni penyiapan infrastruktur otomotif dan meningkatkan kemampuan produksi lokal di Arab Saudi.
(wsb)
Berita Terkait
Teknologi Baru Baterai Tesla Sekali Isi Bisa Melesat 1210 Km
Glickenhaus Pamer Boot untuk Menantang Tesla Cybertruck, Berani?
Survei: Kepercayaan Rakyat ke Pemerintah Indonesia Tertinggi ke-4 di Dunia
Elektabilitas Airlangga Diyakini Terus Naik, Golkar: Jangan Terlalu Percaya Hasil Survei
Siap-siap! Safety Car Porsche Taycan Formula E Bakal Sapa Jakarta
Paling Besar, China Kini Sudah Punya 1,6 Juta Charging Station 
Hyundai Kuasai Pasar Mobil Listrik Indonesia Hingga 87,3 Persen
Komentar Anda
OTO UPDATE