Keren, Start-up Rusia Ubah Mini Van Jadi SPKLU Berjalan
Senin, 27 Desember 2021 - 23:45 WIB
loading...
SPKLU berjalan terbaru yang digunakan L-Charge menggunakan mobil mini van dengan energi penggerak gas dan hidrogen. Foto/Autoblog.
A
A
A
RUSIA - Perusahaan rintisan atau start-up Rusia, L-Charge menghadirkan solusi kebutuhan pengisian baterai mobil listrik dengan membuat Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Ulang (SPKLU) berjalan dalam bentuk mobil mini van. Mobil itu nantinya akan beredar di London, Inggris tahun depan guna jadi solusi tingginya peredaran mobil listrik di tengah keterbatasan infrastruktur pendukung seperti SPKLU.
Dmitry Lashin, CEO L-Charge mengatakan saat ini pengguna mobi listrik masih dilanda kekhawatiran akan keterbatasan infrastruktur pendukung mobil listrik . Mereka takut ketika tiba-tiba harus mengisi baterai kendaraan hijau itu dan tidak menemukan SPKLU.
Mini Van itu nantinya akan siap mondar-mandir memenuhi kebutuhan pengguna mobil listrik. Jadi mereka tidak perlu repot mengisi baterai mobil listrik mereka di tengah perjalanan.
Baca juga : Ini Denda Ngebut Paling Mahal di Berbagai Negara, Ada yang Tembus Rp10,8 miliar
![Keren, Start-up Rusia Ubah Mini Van Jadi SPKLU Berjalan]()
"Mobil itu bisa mengisi baterai mobil listrik hingga 80 persen dalam waktu 5-7 menit," ujarnya.
Dia mengatakan London akan jadi kota kedua yang akan didatangi oleh L-Charge. Sebelumnya mereka sudah beroperasi di Moskow, Rusia. Selama beroperasi di kota itu mereka bisa melayani kebutuhan pengisian mobil listrik sebanyak 6 kali sehari.
Dmitry Lashin, CEO L-Charge mengatakan saat ini pengguna mobi listrik masih dilanda kekhawatiran akan keterbatasan infrastruktur pendukung mobil listrik . Mereka takut ketika tiba-tiba harus mengisi baterai kendaraan hijau itu dan tidak menemukan SPKLU.
Mini Van itu nantinya akan siap mondar-mandir memenuhi kebutuhan pengguna mobil listrik. Jadi mereka tidak perlu repot mengisi baterai mobil listrik mereka di tengah perjalanan.
Baca juga : Ini Denda Ngebut Paling Mahal di Berbagai Negara, Ada yang Tembus Rp10,8 miliar

"Mobil itu bisa mengisi baterai mobil listrik hingga 80 persen dalam waktu 5-7 menit," ujarnya.
Dia mengatakan London akan jadi kota kedua yang akan didatangi oleh L-Charge. Sebelumnya mereka sudah beroperasi di Moskow, Rusia. Selama beroperasi di kota itu mereka bisa melayani kebutuhan pengisian mobil listrik sebanyak 6 kali sehari.
Lihat Juga :