Panen Hujatan, Ini Klarifikasi Peserta Konvoi Mobil Mewah yang Ditindak Polisi

Minggu, 23 Januari 2022 - 18:28 WIB
loading...
Panen Hujatan, Ini Klarifikasi Peserta Konvoi Mobil Mewah yang Ditindak Polisi
Konvoi mobil mewah ditindak oleh pihak kepolisian PJR Polda Metro Jaya. Foto/TMC Polda Metro Jaya.
A A A
JAKARTA - Peserta konvoi mobil mewah yang ditindak pihak kepolisian di kawasan Tol Andara, Jakarta Selatan, Minggu (23/1/2022) tadi pagi panen hujatan. Salah satu peserta memberikan klarifikasi.

Dalam konvoi itu salah satu peserta adalah Kiki A Nugraha, modifikator sekaligus desainer body kit asli Indonesia, KARMA. Dalam unggahan di akun Instagram miliknya, Kiki A Nugraha menceritakan peristiwa yang terjadi sebelum penindakan terjadi.

Dia mengatakan penindakan dipicu oleh kesalah pahaman pihak kepolisian yang disebabkan oleh sebuah mobil Mercedes-Benz A35 AMG yang tiba-tiba berupaya memotong rombongan konvoi mobil.

"Yang sebenarnya terjadi tadi pagi adalah, kami sedang jalan konvoi 2 line, 60-80 kilometer. Di situ ada 3 loine dan kami anak mobil tahu diri kalau ada mobil lain kami akan buat 1 line lagi. Lalu pada saat kami konvoi ada mobil A35 AMG bukan dari rombongan kami rusuh di belakang nyalip memotong rombongan kami," tulis Kiki A Nugraha.

Baca juga : Digoda Tesla Sama Crazy Rich Sunter, Ghozali Everyday Tetap Ingin Studio Animasi

Panen Hujatan, Ini Klarifikasi Peserta Konvoi Mobil Mewah yang Ditindak Polisi


Dia melanjutkan, mobil itu ternyata sedang dikejar polisi. Jadi mobil buatan Jerman itu berupaya meloloskan diri. Mobil itu akhirnya berhasil kabur karfena memang sangat kencang dan polisi tidak berhasil menangkap.

"Dan terjadi kesalahpahaman, jadi yang dipalangi oleh polisi adalah rombongan kami, padahal mobil A35 AMG tersebut bukan dari rombongan konvoi kami," tulisnya lagi.

Dia mengatakan foto yang diunggah oleh akun Twitter dan Instagram TMC Polda Metro Jaya dan akun-akun lainnya adalah saat dmana rombongan mereka sudah dipalangi oleh polisi. Akibatnya banyak mobil peserta rombongan bergerak ke kanan dan ke kiri untuk melewati barikade itu. "Bukan kami mau foto-foto melintang di bahu jalan. Kami juga tahu diri, tidak akan mungkin foto-foto di bahu jalan tol dan membuat kemacetan," jelasnya.

Dia berharap klarifikasi itu bisa menjelaskan dan meluruskan kesalahpahaman yang terjadi. Apalagi saat ini banyak netizen yang mengomentari kejadian itu tanpa paham kondisi di lapangan.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1703 seconds (10.177#12.26)