Ford Akan Pangkas Produksi dan Tutup Pabrik, Imbas Kekurangan Chip
Senin, 07 Februari 2022 - 14:04 WIB
loading...
Ford berencana untuk menutup sementara dan memangkas produksi delapan pabriknya di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Foto/dok
A
A
A
SAN FRANSISCO - Ford berencana untuk menutup sementara dan memangkas produksi delapan pabriknya di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Rencana ini akan dilakukan pekan ini untuk menyiasati kendala pasokan chip yang masih tersendat.
Menurut Ford, rencana ini bergulir setelah pabrik di Detroit memperingatkan kalau mereka mulai kekurangan chip. Untuk menyiasatinya, pabrik di Detroit akan menurunkan volume kendaraan pada kuartal 2022.
Dilansir Autoblog, Senin (7/2/2022), lebih buruk dari pabrik di Detroit, sejumlah roda produksi di pabrik Michigan, Chicago dan di Cuautitlan, Meksiko rencananya akan dihentikan sementara menyusul kelangkaan chip.
BACA: Produsen Otomotif China Luncurkan SUV LIstrik Jiplakan Ford Bronco
Di Kansas City, produksi truk pikap F-150 akan dihentikan sementara satu shift akan dijalankan untuk produksi van Transitnya.
Pabrik Ford di Detroit juga akan mengurangi jam kerja karyawan yang semula tiga shift menjadi dua shift. Ini juga berlaku untuk pabrik mereka di di Dearborn, Kentucky dan Louisville.
Ford juga sudah meniadakan lembur di pabrik Oakville di Kanada. "Semua perubahan akan diterapkan untuk minggu yang dimulai pada 7 Februari ini," kata juru bicara Ford.
Menurut Ford, rencana ini bergulir setelah pabrik di Detroit memperingatkan kalau mereka mulai kekurangan chip. Untuk menyiasatinya, pabrik di Detroit akan menurunkan volume kendaraan pada kuartal 2022.
Dilansir Autoblog, Senin (7/2/2022), lebih buruk dari pabrik di Detroit, sejumlah roda produksi di pabrik Michigan, Chicago dan di Cuautitlan, Meksiko rencananya akan dihentikan sementara menyusul kelangkaan chip.
BACA: Produsen Otomotif China Luncurkan SUV LIstrik Jiplakan Ford Bronco
Di Kansas City, produksi truk pikap F-150 akan dihentikan sementara satu shift akan dijalankan untuk produksi van Transitnya.
Pabrik Ford di Detroit juga akan mengurangi jam kerja karyawan yang semula tiga shift menjadi dua shift. Ini juga berlaku untuk pabrik mereka di di Dearborn, Kentucky dan Louisville.
Ford juga sudah meniadakan lembur di pabrik Oakville di Kanada. "Semua perubahan akan diterapkan untuk minggu yang dimulai pada 7 Februari ini," kata juru bicara Ford.
Lihat Juga :